BREAKING NEWS
 

Stok Beras Capai 4,3 Juta Ton

Pemerintah Siap Hadapi Kemarau

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Rabu, 1 April 2026 06:30 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Foto: badanpangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan kesiapan menghadapi musim kemarau tahun ini dengan stok pangan yang kuat. Penyerapan beras dari produksi dalam negeri mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, Pemerintah bersama Perum Bulog akan terus mengakselerasi penyerapan beras, meski musim kemarau diperkirakan mulai April 2026.

“Insya Allah pangan aman. Sekarang serapan kita 1,3 juta ton. Kalau ditambah 1 bulan (April) 1 juta ton, berarti bisa mencapai 2,3 juta ton,” ujar Amran dalam keterangan resmi Bapanas, Senin (30/3/2026).

Berdasarkan catatan Bapanas, realisasi penyerapan setara beras dari produksi dalam negeri telah mencapai 1,39 juta ton pada kuartal I-2026. Angka ini jauh melampaui capaian periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga : Please... Wajibkan ASN Naik Transportasi Publik

Dibandingkan kuartal I-2020, realisasi tersebut melonjak hingga 1.442 persen dari sebelumnya 90,1 ribu ton. Sementara dibandingkan kuartal I-2021, meningkat 492,5 persen dari 234,6 ribu ton.

Adapun jika dibandingkan periode Januari-Maret 2022 hingga 2025, kenaikan masing-masing mencapai 2.071 persen, 1.374 persen, 3.871 persen dan 93,2 persen.

Adsense

“Ini berkaca pada realisasi serapan beras produksi dalam negeri 2022-2025 yang masing-masing tercatat 64 ribu ton, 94,3 ribu ton, 35 ribu ton dan 719,3 ribu ton,” ungkap Amran.

Menurut Amran, tingginya serapan tersebut berdampak langsung pada penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), sehingga meningkatkan kesiapan menghadapi musim kemarau.

Baca juga : John Herdman Bawa Harapan

“Dari sisi stok, stok hari ini tertinggi sebesar 4,3 juta ton. Di bulan depan perkiraan 5 juta ton lebih, berarti aman. Jadi, persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” ucap Amran.

Realisasi penyerapan beras pada kuartal pertama 2026 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Kondisi ini turut mendorong perbaikan di sektor hulu, tercermin dari indeks harga yang diterima petani padi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, indeks harga petani padi mencapai puncak tertinggi dalam tujuh tahun terakhir pada September 2025 sebesar 146,28.

Di sisi hilir, inflasi beras juga relatif terkendali. Inflasi beras secara bulanan pada Februari 2026 tercatat 0,43 persen. Lebih rendah dibandingkan puncak inflasi pada Februari 2024 sebesar 5,28 persen dan Juli 2025 sebesar 1,35 persen. NOV

Baca juga : Peringkat WTA Terbaru, Coco Gauff Sukses Gusur Iga Swiatek

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 1 April 2026 dengan judul "Stok Beras Capai 4,3 Juta Ton Pemerintah Siap Hadapi Kemarau"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense