RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI optimistis, di tengah kondisi global yang masih menantang, daya beli masyarakat masih meningkat.
Optimisme tersebut tercermin dari kinerja pembiayaan BSI pada awal tahun 2026. Secara keseluruhan, pembiayaan BSI tumbuh 14,32 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 323 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen konsumer.
“Pertumbuhan segmen konsumer juga dikontribusi pembiayaan BSI OTO yang menembus Rp 791,2 miliar atau mengalami kenaikan 14,60 persen secara yoy atau penjualan sekitar 4.000 unit kendaraan dalam kurun waktu tiga bulan,” ujar Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Menurut Kemas, angka ini menandakan bahwa sinyal positif pertumbuhan bisnis otomotif masih menggeliat ditengah kemungkinan perilaku masyarakat untuk selektif dan berhati-hati dalam membeli barang konsumsi.
Baca juga : BRI Super League, Persik Kediri Masih Krisis Pemain
“Kondisi ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan bermotor masih tinggi, sekaligus mencerminkan optimis konsumen terhadap kondisi ekonomi domestik,” katanya.
Beberapa faktor dinilai menjadi pendorong positif pertumbuhan pembiayaan kendaraan pada awal tahun ini. Di antaranya adalah stimulus dan kebijakan pemerintah terkait kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, serta momentum Ramadan dan Idulfitri yang turut mendorong peningkatan daya beli masyarakat.
Capaian tersebut juga didukung oleh berbagai program promo menarik yang diberikan kepada nasabah. Termasuk skema angsuran tetap hingga lunas, yang memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi nasabah dalam mengatur arus kas bulanan mereka.
Kemas menekankan, pertumbuhan pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan tetap tinggi, bahkan di tengah tantangan global.
Baca juga : Harga LLDPE Melonjak 100 Persen, Ketahanan Air Masyarakat Terancam
“Kami optimis tren ini akan terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas dan preference masyarakat, terhadap layanan syariah yang memberikan kepastian serta kenyamanan bagi nasabah,” ujarnya.
Ke depan, BSI akan terus memperkuat penetrasi pembiayaan konsumer melalui inovasi produk, kemudahan layanan digital, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra otomotif.
“Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan yang mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Kemas.
Yakni, dengan berbagai kemudahan akses BSI OTO diantaranya pengajuan melalui aplikasi BYOND by BSI, dokumen simple dan proses cepat, serta promo hadiah Qurban dan promo bagi nasabah payroll BSI.
Baca juga : PGN Masuk 500 Perusahaan Asia Pasifik Terbaik Versi TIME
“Pertumbuhan yang tetap solid pada segmen konsumer, BSI yakin dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Kemas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.