Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PGN Masuk 500 Perusahaan Asia Pasifik Terbaik Versi TIME
Minggu, 22 Februari 2026 14:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik kawasan Asia-Pasifik versi TIME, menempati peringkat 288 dengan total skor 82,65.
Dalam daftar yang dirilis pada 11 Februari 2026 tersebut, PGN termasuk 19 perusahaan BUMN dan swasta asal Indonesia yang dinilai berperan besar dalam ekonomi global. Penilaian dilakukan oleh TIME bersama Statista terhadap perusahaan-perusahaan di kawasan Asia-Pasifik.
Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto mengatakan pengakuan internasional tersebut menjadi bukti ketangguhan perseroan di tengah tantangan ekonomi global.
Baca juga : Prabowo Bangun 5.000 Desa Nelayan, Ini Fasilitasnya
“Pengakuan dari Majalah TIME merupakan kehormatan atas dedikasi seluruh Perwira PGN, khususnya saat dunia menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks. Penghargaan ini mencerminkan kemampuan PGN menghadapi ketidakpastian pasar melalui pengelolaan bisnis terukur, efisiensi operasional, serta mitigasi risiko yang pruden,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Minggu (22/2/2026).
TIME dan Statista melakukan evaluasi menggunakan tiga parameter utama, yakni kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan, serta aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Di tengah dampak kebijakan tarif Amerika Serikat pada 2025 terhadap ekonomi global, kawasan Asia-Pasifik dinilai tetap stabil dan memiliki prospek bisnis yang jelas.
Pada parameter kepuasan karyawan, penilaian didasarkan pada survei global 2024 dengan fokus wilayah Asia-Pasifik. PGN mencatat tingkat keterikatan karyawan (employee engagement) sebesar 87,74 persen atau masuk kategori tinggi, dengan total 2.752 pekerja dan tingkat perputaran karyawan di bawah 3 persen.
Baca juga : Sikap Indonesia Bela Palestina Tidak Berubah
Dari sisi kinerja keuangan, PGN menunjukkan tren pertumbuhan pendapatan positif selama tiga tahun terakhir. Perseroan membukukan pendapatan sebesar 3,57 miliar dolar AS pada 2022, meningkat menjadi 3,65 miliar dolar AS pada 2023, dan kembali naik menjadi 3,78 miliar dolar AS pada 2024.
Arief menuturkan, sejak 2022 PGN konsisten menjalankan transformasi perusahaan melalui penguatan pemanfaatan infrastruktur gas bumi, peningkatan efisiensi operasional, serta pengelolaan arus kas yang disiplin.
Sementara pada aspek keberlanjutan, evaluasi ESG dilakukan berdasarkan data terstandarisasi dari basis data Statista dan riset lanjutan. Risiko ESG PGN dinilai semakin menurun dari tahun ke tahun.
Baca juga : Singapura Negara Paling Tak Korup Di Asia Pasifik, Denmark Juara Umum
Dalam aspek lingkungan, penilaian mencakup tingkat pengurangan emisi karbon pada 2023 dibandingkan 2021. Selain itu, PGN juga dievaluasi terkait keberagaman direksi, kebijakan hak asasi manusia, kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kepatuhan, serta penerapan sistem antikorupsi.
“Kami percaya, dengan fundamental bisnis yang sehat dan pengelolaan operasional yang efisien, PGN akan terus maju melampaui dinamika ekonomi global. Tantangan global menjadi perhatian utama, namun tidak menyurutkan semangat untuk berekspansi dan berinovasi demi keberlanjutan jangka panjang,” kata Arief.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya