Sebelumnya
“Multiplier effect industri hulu migas tidak hanya berhenti pada penerimaan negara, tetapi menjalar ke berbagai sektor. Termasuk tenaga kerja lokal, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah secara keseluruhan,” jelas Rinto.
Dari sisi fiskal, kontribusi migas juga signifikan terhadap penerimaan negara. Data menunjukkan, realisasi PBB nasional mencapai Rp 24,01 triliun pada 2022. PBB migas menyumbang Rp 13,711 triliun atau lebih dari 50 persen total penerimaan PBB.
Baca juga : Jepang Ikut Latihan Militer Balikatan, China Ketar-ketir
Meski demikian, Rinto menilai, tantangan utama terletak pada efektivitas pemanfaatan dana oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Besarnya penerimaan dari DBH dan PBB migas tidak serta-merta meningkatkan kesejahteraan jika tidak diiringi kebijakan belanja yang tepat sasaran.
Dia menegaskan, kesejahteraan masyarakat sangat ditentukan oleh bagaimana dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca juga : Risiko Penularan HIV/AIDS Di DKI Jakarta Masih Tinggi
Di tengah tren penurunan produksi migas, sektor hulu tetap memiliki peran strategis sebagai penopang ekonomi.
Dengan tata kelola yang baik dan berorientasi pada pemerataan, industri ini tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Baca juga : Wolves Degradasi, Pemilik Fokus Esport
Sejalan dengan tema “The 50th IPA Convex: Shaping the Future of Energy”, penguatan multiplier effect industri hulu migas menjadi salah satu kunci dalam memastikan sektor energi tetap memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat. FAZ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 22 April 2026 dengan judul "Tata Kelola Pemda Menjadi Penentu Kesejahteraan, Industri Migas Memiliki Efek Besar Bagi Ekonomi Daerah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.