BREAKING NEWS
 

Republikorp Dan Baykar Kembangkan Bayraktar KIZILELMA

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 7 Mei 2026 18:18 WIB
Chairman Republikorp Group Norman Joesoef dan CEO Baykar Haluk Bayraktar saat penandatanganan kerja sama pengembangan Bayraktar KIZILELMA di ajang SAHA 2026. Dok. Republikorp Group

RM.id  Rakyat Merdeka - Republikorp Group bersama Baykar kembali memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Turki melalui penandatanganan perjanjian pengembangan Bayraktar KIZILELMA dalam ajang SAHA 2026.

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari Joint Venture Agreement (JVA) yang telah dimulai sejak 2025 untuk produksi lokal Bayraktar TB3 dan Bayraktar AKINCI di Indonesia. Kini, kolaborasi kedua pihak diperluas untuk membangun ekosistem industri dirgantara berkelanjutan sekaligus mengembangkan UCAV generasi baru.

Melalui kolaborasi antara Baykar dan PT Republik Aero Dirgantara, pengembangan operasional Bayraktar KIZILELMA ditargetkan mampu memperkuat kemampuan UCAV Indonesia mulai 2028.

Baca juga : Rumah Energi Dorong Peran Koperasi Kembangkan PLTS Nasional 100 GW

Kerja sama tersebut mencakup transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO), pusat produksi dan integrasi lokal, sertifikasi tenaga ahli, hingga riset teknologi strategis masa depan.

Adsense

Chairman Republikorp Group, Norman Joesoef mengatakan kemitraan dengan Baykar menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem industri dirgantara dan sistem nirawak yang berkelanjutan di Indonesia.

“Bersama Baykar, kami membangun ekosistem aerospace dan unmanned systems yang berkelanjutan, mulai dari produksi, maintenance, pengembangan SDM, hingga riset teknologi masa depan,” kata Norman, dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Baca juga : RI Gandeng China Kembangkan SDM Industri Digital Dan AI

Sementara itu, CEO Baykar, Haluk Bayraktar menilai pengembangan Bayraktar KIZILELMA menjadi tonggak baru dalam hubungan strategis Indonesia dan Turki.

“Pengembangan Bayraktar KIZILELMA menjadi tonggak baru dalam hubungan strategis Indonesia dan Turki,” kata Haluk.

Kerja sama ini menandai transformasi hubungan Indonesia-Turki menuju kemitraan strategis industri pertahanan yang berorientasi pada transfer teknologi, pembangunan kapasitas nasional, dan inovasi industri pertahanan masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense