RM.id Rakyat Merdeka - Bank Jaringan Garuda Nusantara (BJGN), member of PT Kranium Mukti Utama, memperkuat kolaborasi strategis dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang dalam pengembangan layanan bank jaringan dan biomaterial nasional. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan layanan bank jaringan, biomaterial medis, tissue bank academy, serta riset translasi berbasis teknologi kesehatan nasional.
Direktur BJGN, Ery Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas terbukanya peluang kerja sama strategis tersebut. Menurut dia, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung transformasi layanan kesehatan Indonesia menuju kemandirian biomaterial medis.
“Kolaborasi ini bukan hanya mengenai layanan bank jaringan, tetapi juga tentang membangun kemandirian biomaterial nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan pasien di Indonesia,” ujar Ery, di Padang, Selasa (12/5/2026).
Baca juga : Bamsoet Perkuat Transformasi Kesehatan dan Properti Nasional
Dia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup pengembangan layanan penyimpanan flap tulang kranium, pengembangan bone allograft, amnion, serta tissue bank berbasis riset dan teknologi.
Langkah tersebut juga disebut sejalan dengan arah transformasi kesehatan nasional yang didorong Kementerian Kesehatan dan penguatan ekosistem riset kesehatan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Menurut Ery, RSUP Dr. M. Djamil memiliki visi besar dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis inovasi dan riset. “Kami melihat RSUP Dr. M. Djamil memiliki visi besar dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis inovasi dan riset,” katanya.
Baca juga : Gandeng Perbankan, KKP Perkuat Pembiayaan Usaha Perikanan di KNMP
Pada tahap awal, ruang lingkup kolaborasi meliputi pengembangan sistem layanan penyimpanan flap tulang kranium terintegrasi, penguatan tata kelola bank jaringan rumah sakit, pengembangan biomaterial medis berbasis standar mutu dan keselamatan, kolaborasi riset bersama BRIN, serta pengembangan tissue bank academy untuk mendukung pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan.
BJGN menilai kebutuhan layanan biomaterial dan bank jaringan di Indonesia akan terus meningkat seiring berkembangnya layanan bedah saraf, ortopedi, rekonstruksi, dan regenerative medicine.
Dengan dukungan rumah sakit pendidikan nasional seperti RSUP Dr. M. Djamil, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan model layanan yang dapat direplikasi secara nasional melalui konsep hub-and-spoke bank jaringan modern.
Baca juga : Telkom Akses Gandeng PEMA Garap Jaringan Telekomunikasi Di Aceh
Selain memberikan manfaat klinis kepada pasien, kerja sama ini juga diproyeksikan membuka peluang investasi kesehatan berbasis teknologi dan inovasi medis dengan nilai pertumbuhan jangka panjang.
Ery menegaskan, BJGN berkomitmen terus membangun kolaborasi multipihak bersama pemerintah, rumah sakit, peneliti, dan mitra industri guna memperkuat ekosistem kesehatan nasional yang berdaya saing global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.