RM.id Rakyat Merdeka - Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 , PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur, meraih kehormatan dan kepercayaan dari Pemerintah untuk membangun Sekolah Rakyat (SR) di sejumlah daerah bersama BUMN Kontruksi dan pembangunan infrastruktur lainnya.
SR merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang menjadi salah satu Asta Cita. Pembangunan SR bertujuan untuk menjawab, sekaligus mengatasi ketimpangan akses dan kualitas yang masih dialami oleh siswa-siswi dari keluarga kurang mampu.
Negara memiliki tanggung jawab untuk membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan merubah kualitas hidup lebih baik.
Komisaris Independen Brantas Abipraya Santoso mengatakan, kepercayaan Pemerintah kepada perusahaan dalam pembangunan SR menjadi wujud dedikasi Brantas Abipraya kepada negara.
“Perusahaan berkomitmen menjaga kualitas pembangunan sesuai standar yang ditetapkan serta memastikan proyek selesai tepat waktu,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).
Baca juga : Peringati Harkitnas ke-118, PLN UIP JBB Teguhkan Semangat Kemandirian Bangsa
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk menyambut SR jelang tahun ajaran baru 2026, bertepatan dengan momentum 118 tahun Kebangkitan Nasional.
“Selamat datang siswa siswi Sekolah Rakyat generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045 bertepatan dengan 100 tahun Indonesia merdeka,” ucapnya.
Santoso menuturkan, jika masyarakat dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak melalui SR, maka capaian menuju Indonesia Emas tahun 2045 akan semakin mudah diwujudkan.
Peningkatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menyongsong bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada periode 2035-2045, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif.
Dia menegaskan, SR bukan sekadar pembangunan fisik gedung pendidikan, tetapi investasi besar negara untuk membangun kualitas manusia Indonesia.
Baca juga : KADIN Jakarta Timur Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Penggerak Ekonomi Daerah
“Kebangkitan bangsa hanya dapat terwujud apabila generasi mudahnya memperoleh akses pendidikan yang adil, berkualitas, dan merata,” ujarnya.
Menurut Santoso, peningkatan kualitas SDM akan berdampak pada peningkatan Human Development Indeks (HDI) Indonesia yang dirilis oleh United Nations Development Programme (UNDP), sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
“Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara maju dengan dukungan bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, kekuatan ekonomi sebagai anggota G20, serta posisi strategis Indonesia dalam politik global. Sehingga pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Program SR juga diyakini akan mendorong pemerataan pembangunan dan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.
Aktivitas perdagangan material bangunan atau gedung akan menggeliat, sekaligus terciptanya lapangan pekerjaan mulai dari tahap pembangunan sampai operasional SR berjalan.
Baca juga : PJR Korlantas Tangkap 4 Pencuri Ban Truk di Tol Tangerang-Merak
Selain itu, melalui kebijakan politik anggaran Presiden Prabowo juga berkomitmen merealisasikan mandatory spending sektor pendidikan.
“Tidak hanya dari sisi besaran anggaran, namun juga memastikan manfaatnya menjangkau sampai lapisan masyarakat kurang mampu melalui program SR,” pungkas Santoso.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.