Dark/Light Mode

Jasa Raharja Dukung Transformasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 21:45 WIB
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin paparkan dukungan digitalisasi pendapatan daerah dalam Rakornas di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Dok. Jasa Raharja
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin paparkan dukungan digitalisasi pendapatan daerah dalam Rakornas di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Dok. Jasa Raharja

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasa Raharja berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat transformasi pengelolaan pendapatan daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Rakornas bertema “Akselerasi Transformasi dan Implementasi Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah” ini menjadi forum untuk mendorong sinergi, inovasi, serta efektivitas pemungutan. Tujuannya untuk meningkatkan penerimaan daerah dan kualitas pelayanan publik.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni mengatakan, optimalisasi pendapatan daerah memerlukan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi sistem, serta inovasi.

Baca juga : CELIOS: Kopdes Diharap Dekatkan Masyarakat Dengan Pasar

Di kesempatan sama, Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin memaparkan peran perusahaan dalam mendukung pengelolaan pendapatan daerah. Utamanya melalui peningkatan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Awaluddin menyatakan Jasa Raharja berperan sebagai enabler melalui integrasi data dan pemanfaatan teknologi. “Kami mengintegrasikan data registrasi kendaraan dengan pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara real-time, serta mengembangkan sistem analitik dan early warning system untuk mengidentifikasi potensi ketidakpatuhan,” sambung Awaluddin.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis data menjadi kunci dalam membangun sistem yang mendorong kepatuhan, sekaligus menghadirkan kemudahan dan kepercayaan masyarakat.

Baca juga : Asbanda Dorong BPD Naik Kelas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Jasa Raharja juga memperkuat koordinasi lintas sektor bersama Polri, badan pendapatan daerah, dan mitra Samsat di seluruh Indonesia. Implementasi sistem host-to-host yang telah terhubung di 36 provinsi disebut menjadi fondasi dalam meningkatkan validitas data dan efektivitas pemungutan.

Selain itu, perusahaan terus menghadirkan inovasi layanan untuk mempermudah masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

Partisipasi Jasa Raharja dalam Rakornas ini menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkolaborasi dan berinovasi dalam mendukung penguatan sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.