BREAKING NEWS
 

Dari Pesisir Papua, Ibu Ragaia Wujudkan Mimpi untuk Keluarga

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 8 Juni 2026 18:04 WIB
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Akses terhadap layanan keuangan formal masih menjadi tantangan bagi banyak masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan Indonesia, khususnya di kawasan Timur Indonesia.

Jarak yang jauh, biaya transportasi yang tinggi, hingga kebutuhan menyeberang pulau membuat layanan keuangan modern belum sepenuhnya mudah dijangkau.

Di tengah kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir melalui program Mekaar untuk mendekatkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha bagi perempuan prasejahtera, termasuk hingga ke Pulau Arar, Papua Barat Daya.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Ibu Ragaia Sosir, nasabah PNM Mekaar sejak 2021.

Baca juga : Dairi Prima Mineral Bagikan 1.400 Bibit Kopi dan Kemiri untuk Petani Dairi

Dari pesisir Papua, ia membangun harapan sederhana untuk keluarganya, yakni menyekolahkan anak-anaknya dan merenovasi rumah agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Perjalanan itu tidak selalu mudah. Namun semangat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga membuatnya terus berusaha.

Melalui pembiayaan dan pendampingan yang diterima dari PNM Mekaar, Ibu Ragaia mulai menata kembali rumahnya secara bertahap, mulai dari memperbaiki kamar mandi, kamar tidur, jendela, hingga berbagai bagian rumah lainnya.

Adsense

Dalam perjalanannya, Ibu Ragaia tidak hanya menjadi nasabah, tetapi juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Mekaar.

Baca juga : Ahli Gizi: MBG Efektif Putus Rantai Stunting dan Kerentanan Ekonomi Keluarga

Dari peran tersebut, ia melihat peluang lain yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Melihat warga di wilayahnya harus menyeberang pulau untuk mendapatkan layanan keuangan modern, Ibu Ragaia memutuskan menjadi agen BRILink.

Keputusan itu lahir dari pengamatannya terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi peluang usaha yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi lingkungan tempat tinggalnya.

“Dulu saya hanya berpikir bagaimana anak-anak bisa tetap sekolah dan rumah bisa pelan-pelan menjadi lebih layak. Setelah ikut PNM Mekaar, saya merasa ada jalan untuk mengembangkan usaha. Kami mulai dari hal kecil, memperbaiki kamar mandi, kamar, jendela, sedikit demi sedikit. Yang penting terus berjalan supaya keluarga bisa hidup lebih baik,” ujar Ibu Ragaia.

Baca juga : Dari Persija ke Timnas, Eksel Wujudkan Target Sebelum Usia 30

Kisah Ibu Ragaia menjadi gambaran bahwa pemberdayaan dapat tumbuh dari ruang-ruang kecil di wilayah terluar Indonesia ketika akses pembiayaan, pendampingan, dan keberanian untuk memulai dapat berjalan beriringan.

Melalui PNM Mekaar, ia juga mengajak perempuan lain di sekitarnya untuk berani memulai usaha, memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, menata rumah, dan membangun masa depan yang lebih baik secara bertahap.

Ibu Ragaia merupakan satu dari sekitar 22,9 juta masyarakat Indonesia yang telah memperoleh layanan PNM.

Kisahnya menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya hadir di pusat-pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, dan pelosok negeri, tempat harapan tumbuh dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan tekun dan penuh semangat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense