BREAKING NEWS
 

Persetujuan POD Ronggolawe Dukung Strategi SAKA dalam Peningkatan Produksi

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 11 Juni 2026 18:53 WIB
Foto: SAKA.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Saka Energi Indonesia (SAKA), perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat komitmennya dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sebagai upaya berpartisipasi aktif menjaga ketahanan energi nasional.

Komitmen tersebut ditandai dengan diperolehnya persetujuan Rencana Pengembangan Lapangan (Plan of Development/POD) Lapangan Ronggolawe–PHE-7 di Wilayah Kerja (WK) Pangkah dari SKK Migas.

Lapangan ini direncanakan mulai berproduksi (onstream) pada akhir tahun 2029.

“Persetujuan POD ini merupakan langkah penting dalam upaya SAKA mengakselerasi pengembangan sumber daya migas menjadi produksi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA, Fuji Koesumadewi, Kamis (11/6/2026).

Persetujuan POD tersebut didukung hasil analisis komprehensif dari sumur RGL-3 yang menjadi dasar teknis kuat dalam penyusunan rencana pengembangan lapangan.

Baca juga : Kapolri Di Rakorwas Kompolnas: Mitra Strategis Untuk Pembenahan Polri

Sebelumnya, pada 2025 SAKA telah menyerahkan dokumen Penentuan Status Eksplorasi (PSE) Lapangan Ronggolawe sebagai tindak lanjut atas keberhasilan penemuan hidrokarbon pada sumur eksplorasi RGL-1 pada 2012.

Temuan tersebut kemudian dikonfirmasi melalui kegiatan appraisal sumur RGL-3 pada 2024 di WK Pangkah.

Pengembangan lapangan ini diproyeksikan mampu memberikan kontribusi produksi hingga 5.126 barel minyak per hari (BOPD) pada masa puncak produksinya.

Adsense

Secara keseluruhan, Lapangan Ronggolawe diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 10 juta barel minyak yang dapat dimanfaatkan hingga berakhirnya masa kontrak kerja sama.

Keberadaan hidrokarbon pada Struktur Ronggolawe teridentifikasi pada lapisan CD Carbonate.

Baca juga : BPDP Gandeng Ditjenbun Dan AKPY Latih Pekebun OKI Tingkatkan Produktivitas Sawit

Potensi tersebut dibuktikan melalui berbagai evaluasi teknis, mulai dari uji kandung lapisan (Drill Stem Test), pengujian tekanan reservoir, hingga pengambilan dan analisis sampel fluida.

Hasil evaluasi menunjukkan potensi lapangan yang prospektif untuk dikembangkan lebih lanjut.

Dalam POD yang telah disetujui, akan dilakukan pengeboran empat sumur pengembangan yang kemudian dihubungkan dengan fasilitas produksi eksisting di WK Pangkah melalui jaringan pipa bawah laut.

Pengembangan Lapangan Ronggolawe–PHE-7 juga menjadi bagian dari strategi unitisasi antara WK Pangkah dan WK West Madura Offshore (WMO) yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi WMO.

Langkah ini sejalan dengan upaya SAKA mengoptimalkan produksi di WK Pangkah sekaligus mempercepat monetisasi temuan eksplorasi menjadi lapangan yang berproduksi.

Baca juga : Pemkab Cilacap Dukung Peluncuran MIRAVIS Duo Untuk Tingkatkan Produktivitas Padi

“Dalam pelaksanaannya, SAKA akan terus mengedepankan efisiensi dan efektivitas biaya maupun kegiatan operasional, dengan tetap menjunjung tinggi aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan,” tambah Fuji.

Dengan dukungan para pemangku kepentingan dan mitra kerja, pengembangan Lapangan Ronggolawe–PHE-7 diharapkan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan produksi migas perusahaan maupun nasional.

Selain itu, SAKA berkomitmen memastikan setiap pengembangan yang dilakukan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense