Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu Masyarakat Akses Sembako Murah
Jika ID Food-KDMP Duet, Warung Pangan Moncer
Senin, 27 Juli 2026 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan ID Food, disarankan bersinergi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pasca meluncurkan Warung Pangan. Langkah ini akan memperkuat distribusi pangan nasional.
Masukan itu disampaikan pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah.
Dia memaparkan, ID Food dan KDKMP memiliki program berbeda sehingga bisa saling melengkapi, bukan bersaing.
“BUMN dan KDKMP harus bersinergi. Karena keduanya sama-sama instrumen yang dimiliki Pemerintah untuk pelaksanaan program pangan,” kata Trubus kepada Rakyat Merdeka, Minggu (26/7/2026).
Baca juga : Target Mandiri Farmasi, RI Gandeng Mitra Global
Menurut Trubus, pengawasan tata kelola tetap menjadi faktor penting agar distribusi pangan berjalan efektif dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. BUMN harus bisa mendukung ketersediaan kebutuhan pokok sehingga makin mudah dijangkau masyarakat. Apalagi Koperasi Desa ada di desa-desa.
Pandangan tersebut sejalan dengan langkah ID Food yang meluncurkan platform Warung Pangan untuk memperkuat ekosistem perdagangan pangan melalui digitalisasi, perencanaan distribusi, analisis pasar, dan pemantauan cadangan pangan.
Direktur Utama ID Food Ghimoyo menegaskan, Warung Pangan tidak akan berbenturan dengan KDKMP. Sebab, kedua program tersebut memiliki fokus yang berbeda.
Menurut Ghimoyo, Pemerintah memiliki dua kerangka besar dalam distribusi pangan, yakni melalui KDKMP dan pasar tradisional. Karena itu, keduanya tidak akan saling tumpang tindih.
Baca juga : Ayo Segera Pasang Sensor Otomatis Di Jalan Strategis
“Sebab, KDKMP akan berfokus kepada barang-barang yang disubsidi Pemerintah. Supaya langsung ke masyarakat, tidak ada keterlibatan orang lain lagi,” tutur Ghimoyo usai peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Ia menegaskan, ID Food tetap menjalankan mandat sebagai BUMN pangan di sektor perdagangan dengan menjaga stabilisasi harga komoditas nonsubsidi. Perseroan juga akan berkolaborasi dengan KDKMP untuk menyerap komoditas unggulan dari berbagai daerah.
“Dengan adanya KDKMP, kami bisa juga menjadi agregator untuk sumber (pangan) di desa-desa tertentu, sehingga kami bisa olah,” ujarnya.
Pada tahap awal, ID Food meluncurkan 32 Stok Poin dan 640 Mitra Warung Pangan yang tersebar di pasar tradisional Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Baca juga : Maldini Pilih Pirlo, Mancini Murka
Model distribusinya dibangun secara berjenjang, dengan Stok Poin sebagai pusat distribusi dan Mitra Warung Pangan sebagai ujung tombak penyaluran kepada masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya