RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak puluhan pengusaha UMKM dan ekonomi kreatif di Banjarmasin mendapatkan pelatihan, serta pendampingan secara intensif dalam program Kota Masa Depan: Berani Digital, yang digelar di Kota Banjarmasin yang menjadi kota ke-17 dalam rangkaian tersebut.
Program Kota Masa Depan: Berani Digital merupakan kolaborasi Grab Indonesia, OVO serta OVO Finansial, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kota Banjarmasin, Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Head of Expansion Operations Territory Grab Indonesia Yose Tireza Arizal mengatakan, pelatihan, serta pendampingan secara intensif mulai dari pendampingan masuk ekosistem digital, tips-tips mengembangkan usaha, meningkatkan visibilitas produk, pelatihan digital, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung produktivitas usaha.
“Selain itu, pengusaha UMKM juga mendapatkan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha dan akses pendanaan digital yang lebih inklusif agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).
Selain memperkuat kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan, sebanyak 25 UMKM terpilih berdasarkan hasil seleksi tim GrabModal Mantul akan mendapatkan modal usaha melalui Program GrabModal Mantul guna mendorong pengembangan usaha mereka.
Mitra yang mendapatkan modal usaha dipilih berdasarkan serangkaian kriteria penilaian risiko dan performa usaha yang ditetapkan secara objektif oleh GrabModal Mantul, sejalan dengan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab.
“Melalui penguatan modal ini, para pemilik usaha diharapkan tidak hanya mampu menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian di Kota Banjarmasin secara berkelanjutan," ujar Yose.
Program ini hadir sebagai upaya mempercepat digitalisasi UMKM di Kota Banjarmasin, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari potensi khas daerah.
Baca juga : Fraksi PKB: Pelemahan Rupiah Perlu Direspons dengan Koordinasi Lintas Sektor
Yose menegaskan, Kota Masa Depan: Berani Digital merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Grab Indonesia dan OVO serta OVO Finansial, dalam mempercepat digitalisasi UMKM di kota-kota kecil, dengan mengedepankan semangat ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari identitas dan potensi lokal.
“Kami ingin menghadirkan dukungan yang dibutuhkan oleh pengusaha UMKM di daerah, agar mereka bisa lebih adaptif dan berkembang,” katanya.
Bersama Pemerintah, Grab mendorong pemberdayaan UMKM melalui akses yang lebih luas terhadap teknologi, pasar, peningkatan kapasitas usaha, hingga akses permodalan melalui GrabModal by OVO Finansial.
“Kami percaya bahwa ketika UMKM semakin adaptif terhadap era digital, manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ucapnya.
Hingga saat ini, program Kota Masa Depan: Berani Digital telah menjangkau kota-kota kecil dari Barat hingga Timur Indonesia.
“Terdapat lebih dari 200.000 UMKM di kota-kota kecil telah terdigitalisasi melalui program Kota Masa Depan. Lebih dari 5.200 pedagang pasar tradisional telah go digital melalui inisiatif GrabMart Pasar,” ujarnya.
Sejak 2021, akses pembiayaan senilai lebih dari Rp6 triliun telah disalurkan kepada lebih dari 445.000 Mitra UMKM dan Mitra Pengemudi melalui layanan GrabModal by OVO Finansial.
Sejak 2018, digitalisasi UMKM di ekosistem Grab telah menciptakan lebih dari 4,6 juta peluang kerja di Indonesia.
Baca juga : Gandeng FIP UNJ, Harpi Melati Bekasi Gelar Pelatihan Filosofi Pengantin Betawi
Satu dari lima Mitra Merchant Grab merupakan Generasi Z yang memulai bisnis pertamanya melalui platform Grab, mencerminkan munculnya generasi baru wirausaha digital.
“Grab percaya bahwa masa depan kota-kota kecil memiliki peran penting dalam membentuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih merata,” katanya.
Yose menekankan, dengan potensi lokal yang kuat dan dukungan ekosistem digital yang tepat, UMKM di berbagai daerah memiliki peluang untuk berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing.
“Melalui Program Kota Masa Depan, Grab terus mendampingi perjalanan pemilik usaha lokal agar dapat tumbuh bersama komunitasnya,” tuturnya.
Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil, Kementerian UMKM Yogia Prihartiny menegaskan, transformasi digital UMKM perlu terus diperluas agar tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah dengan potensi ekonomi lokal yang kuat, seperti Banjarmasin.
“Transformasi digital UMKM hari ini bukan lagi sekadar hadir di platform online, tetapi bagaimana UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing,” ucapnya.
Wakil Sekretaris Umum Apindo Anggana Bunawan menambahkan, penguatan UMKM di daerah memerlukan kolaborasi lintas sektor agar pemilik usaha dapat memanfaatkan peluang pertumbuhan secara lebih optimal.
“Program seperti Kota Masa Depan menjadi penting karena menghadirkan pendampingan dan ekosistem yang membantu pengusaha UMKM lebih siap berkembang, memanfaatkan peluang digital, dan secara bertahap naik kelas,” ujarnya.
Baca juga : Akulaku Finance Raih Tambahan Modal Rp 500 M dari Bank Danamon
Kebutuhan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM ini menjadi semakin relevan di kota-kota dengan potensi ekonomi lokal yang terus bertumbuh seperti Banjarmasin.
Pada 2025, Banjarmasin mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,66 persen yang ditunjang oleh berbagai sektor, termasuk kuliner, akomodasi, dan pariwisata.
Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh keberadaan lebih dari 26 ribu UMKM, yang menggambarkan tingginya aktivitas ekonomi masyarakat serta peran signifikan UMKM dalam menjaga perputaran ekonomi di Kota Seribu Sungai tersebut.
Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda mengakui, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi para pengusaha UMKM, mulai dari keterbatasan akses permodalan, literasi digital, hingga perluasan akses pasar.
“Adanya program Kota Masa Depan ini, kami berharap pengusaha UMKM dapat semakin adaptif dan berdaya saing, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ananda.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.