BREAKING NEWS
 

Redam Kenaikan Harga, Bulog Usul Dagang Beraskita Premium

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 20 Juni 2026 06:40 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Dok. Bulog)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perum Bulog mengusulkan pembentukan Program Beraskita Premium sebagai instrumen baru untuk menstabilkan harga beras premium yang dalam beberapa bulan terakhir terus merangkak naik. 

Skema ini diusulkan Bulog, mengadopsi pola yang sama dengan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), hanya saja untuk menyasar pasar beras premium. 

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, selama ini Pemerintah sudah memiliki Program SPHP, yakni beras berkualitas medium dengan harga terjangkau. 

Baca juga : RI Suarakan Ketahanan Pangan Dan Energi Dunia

Menurutnya, saat ini kondisi harga dan pasokan beras medium relatif aman dan stabil, sehingga fokus stabilisasi perlu diarahkan ke segmen beras premium yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan harga di sejumlah wilayah. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harga beras premium nasional tercatat mengalami kenaikan tipis pada Mei 2026, yaitu 0,41 persen atau sebesar Rp 16.149 per kilogram (kg), dibandingkan April 2026 di kisaran Rp 16.083 per kg. Secara nominal, harga beras premium naik sekitar Rp 66 per kg dalam sebulan terakhir. 

Untuk itu, Bulog mengusulkan pembentukan program Beraskita Premium dan telah disampaikan dalam rapat Pemerintah. 

Baca juga : Dinas SDA Pantau Titik Banjir Secara Real-time

“Kami hanya mengusulkan untuk menjual Beraskita Premium. Harga beras premium kan lagi agak naik. Supaya menstabilisasi beras premium, Beraskita Premium harus ada,” kata Rizal di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). 

Rizal menerangkan, Beraskita Premium bisa mengadopsi pola yang serupa dengan Program SPHP. Bedanya, kata Rizal, beras SPHP ditujukan untuk beras medium. Sementara program baru tersebut, akan menyasar beras premium. 

Rizal melanjutkan, dalam usulan awal Bulog, harga Beraskita Premium dipatok Rp 14.900 per kilogram (kg). 

Baca juga : Jerman Vs Pantai Gading, Laga Taktis Layak Permainan Catur

Namun Rizal menegaskan, usulan tersebut masih sebatas rekomendasi dan belum menjadi keputusan Pemerintah, karena menunggu pembahasan lintas kementerian. 

Adsense

Ia berharap, pembahasan program tersebut segera rampung, sehingga langkah stabilisasi harga dapat segera dijalankan. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense