Sebelumnya
Maya meyakini, seluruh proses yang telah berjalan menjadi fondasi kuat menuju pengelolaan hotel yang semakin profesional, optimal, dan berdaya saing global.
Langkah itu juga diharapkan memperkuat kontribusi sektor hospitality terhadap pertumbuhan pariwisata dan perekonomian nasional.
Ia menegaskan, keberhasilan transformasi tersebut tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk Badan Pengaturan (BP) BUMN, Danantara Asset Management, seluruh BUMN maupun anak usaha BUMN pemilik aset hotel, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses konsolidasi.
Dengan kolaborasi yang erat, Maya optimistis konsolidasi hotel BUMN akan menjadi fondasi penguatan ekosistem pariwisata nasional yang semakin kokoh, menghadirkan pengalaman kelas dunia bagi pelanggan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Baca juga : Nih, 5 Jurus Purbaya Gaet Investor Korsel
Tak hanya itu, melalui konsolidasi ini InJourney menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem aviasi dan pariwisata yang semakin terintegrasi, kompetitif, dan berkelas dunia.
“Hal ini bentuk komitmen kami dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan di tingkat global,” kata Maya.
Terpisah, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, integrasi seluruh hotel BUMN di bawah InJourney merupakan bagian dari transformasi BUMN yang diorkestrasi Danantara.
“Hotel-hotel BUMN yang kini disatukan di bawah InJourney, atau proyeksinya sekitar 120 hotel, maka InJourney akan menjadi operator hotel ke-2 terbesar di Indonesia,” kata Dony di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Baca juga : Agar Pengunjung Nyaman, Rano Karno Turun Tangan Atasi Bau Taman Bendera
Hingga saat ini, sebanyak 45 hotel yang tersebar di sejumlah BUMN telah menandatangani CSPA.
“Momentum positif ini akan terus dijaga dan kami memproyeksikan adanya penambahan penandatanganan dari beberapa hotel lainnya pada awal pekan depan,” ujar Dony.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah menilai, konsolidasi hotel-hotel BUMN di bawah satu operator diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri perhotelan nasional yang memiliki keterkaitan erat dengan sektor pariwisata.
“Semoga standar layanannya meningkat, sesama hotel BUMN bisa memberikan daya tarik masing-masing sesuai khas di wilayahnya. Dan bisa menjadi nilai tambah bagi pengunjung,” kata Trubus kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Cape Verde Siap Libas Argentina
Trubus juga optimistis berbagai program yang telah dirancang dalam beberapa tahun terakhir dapat terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Danantara, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Tentu, dengan tetap melibatkan peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di sekitar, agar pergerakan ekonomi itu benar-benar dirasakan oleh mereka,” tukasnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.