RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,32 persen di level Rp 17.865 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, Jumat (26/6/2026) di level Rp 17.922 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasa Asia bervariasi terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menguat 0,40 persen, won Korea Selatan minus 0,49 persen, yuan China melemah 0,07 persen, dolar Singapura turun 0,06 persen, yen Jepang turun 0,02 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.
Baca juga : IHSG Dibuka Menguat Ke Level 6.010
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,01 persen ke level 101,11. Sementara nilai rukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,13 persen ke level Rp 23.593, terhadap euro turun 0,18 persen ke level Rp, 19.759, dan terhadap dolar Australia melemah 0,37 persen ke level Rp 12.296.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi melemah pada perdagangan hari ini di tengah kembali meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Baca juga : Rupiah Kembali Tertekan, Pagi Ini Sentuh Rp 17.957 per Dolar AS
"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS seiring kembali terjadinya eskalasi di Timur Tengah oleh saling serang antara Iran dan AS, memicu ketidakpastian pada prospek perdamaian di kawasan dan kenaikan harga minyak mentah dunia," katanya, Senin (29/6/2026).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 17.850 hingga Rp 18.000 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.