RM.id Rakyat Merdeka - Festival edukasi anak Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang diinisiasi oleh MIND ID bersama seluruh anggota grupnya, ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, Timah, dan Vale Indonesia sukses menyedot perhatian publik.
Selama empat hari penyelenggaraan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, acara ini berhasil menarik total 4.026 pengunjung, yang terdiri atas 1.588 anak-anak dan 2.438 orang dewasa.
Angka kunjungan tersebut melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan dengan penyelenggaraan perdana pada tahun 2025 yang mencatatkan 2.167 pengunjung.
Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap edukasi sektor pertambangan yang dikemas ramah untuk generasi muda.
Belajar Komoditas Tambang dan Menjaga Lingkungan
Sepanjang gelaran acara, anak-anak diajak bermain sekaligus mengenal berbagai jenis mineral yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga : PM Lawrence Wong Kunjungi Jakarta, Tinjau Perkembangan Proyek Bilateral
Mereka juga diperkenalkan pada proses penambangan sederhana serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.
Setiap wahana dirancang secara interaktif agar pesan edukasi tersampaikan lewat pengalaman langsung (hands-on experience).
Tidak hanya itu, aspek nasionalisme juga dihadirkan melalui aktivitas mewarnai peta Indonesia, yang menjadi simbol persatuan dan kesatuan bangsa di masa depan.
Keseruan ini diakui oleh Senja (7), salah satu pengunjung anak yang mengaku langsung jatuh hati dengan suasana JMFF sejak hari pertama.
"Seru banget! Aku jadi tahu kalau banyak barang yang kita pakai sehari-hari itu dari hasil tambang," ujarnya antusias.
Baca juga : Diserbu 15 Ribu Pengunjung, JKF 2026 Cetak Transaksi Rp 55 Miliar
Ia menambahkan bahwa belajar sambil bermain membuat pengetahuan baru lebih mudah diingat.
"Kalau ada lagi, aku mau ikut lagi," katanya.
Pendekatan Edutainment yang Efektif
Orang tua Senja, Pudjiyanti (47), menilai konsep edutainment (edukasi dan hiburan) yang dihadirkan JMFF menjadi metode yang sangat efektif untuk mengenalkan kekayaan alam kepada anak-anak.
"Anak-anak lebih mudah memahami ketika belajar sambil bermain. Mereka bukan hanya menikmati permainannya, tetapi juga membawa pulang pengetahuan baru tentang kekayaan sumber daya alam Indonesia dan pentingnya mengelolanya secara bertanggung jawab," ujar Pudjiyanti.
Ia menambahkan bahwa pengalaman belajar langsung membuat anaknya jauh lebih antusias dibanding belajar konvensional dari buku.
Baca juga : Roy Suryo Kembali Gugat Status Tersangka Lewat Praperadilan
"Anak saya biasanya cepat bosan kalau belajar lewat buku. Di sini justru dia semangat mencoba setiap permainan. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena manfaatnya sangat terasa, baik untuk anak maupun orang tua," katanya.
Komitmen Membentuk Generasi Emas
Sementara itu, Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan bahwa JMFF sengaja dihadirkan sebagai alternatif ruang edukasi keluarga yang menyenangkan selama masa liburan sekolah.
Melalui acara ini, Grup MIND ID ingin mendekatkan sektor pertambangan kepada generasi muda lewat cara yang positif.
Dengan pengalaman langsung bermain di taman bernuansa pertambangan, anak-anak diharapkan memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai industri ini serta kontribusinya bagi pembangunan nasional.
"Ini adalah langkah nyata Grup MIND ID untuk membentuk generasi emas yang lebih mampu menghargai sumber daya alam, sekaligus mendukung pengembangan industri pertambangan Indonesia secara berkelanjutan di masa depan," pungkas Pria.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.