BREAKING NEWS
 

Tugure Sabet Penghargaan Tata Kelola Perusahaan Terbaik 2026

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 10 Juli 2026 09:56 WIB
Foto: Tugure

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) meraih penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026 yang diselenggarakan Warta Ekonomi sebagai apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Penghargaan yang mengusung tema “Building Trust Through Future-Ready Governance” itu diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menerapkan tata kelola perusahaan secara adaptif terhadap perkembangan bisnis, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.

Proses penilaian dilakukan melalui metode desk research dan media monitoring dengan mengevaluasi sejumlah aspek, antara lain transparansi, akuntabilitas, reputasi perusahaan, tata kelola digital, manajemen risiko, serta implementasi keberlanjutan.

Baca juga : TikTok Luncurkan Makan Dengan Makna Dorong Pola Makan Sehat

Direktur Operasional PT Tugu Reasuransi Indonesia Erwin Basri mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus memperkuat implementasi GCG sebagai fondasi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Warta Ekonomi Research & Consulting serta dewan juri atas apresiasi yang diberikan kepada Tugure. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melangkah lebih baik sekaligus menjadi cambuk untuk terus melampaui standar yang ada,” ujar Erwin dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Adsense

Menurut dia, tata kelola perusahaan yang baik tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mendorong perusahaan untuk terus bertumbuh dengan menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas bisnis.

Baca juga : Arema FC Fokus Matangkan Tim di Piala Presiden 2026

Dari sisi kinerja, Tugure membukukan laba bersih sebesar Rp 110 miliar pada tahun buku 2025 yang ditopang peningkatan hasil jasa asuransi dan hasil investasi. Perseroan juga telah menerapkan PSAK 117 yang dinilai memperkuat kualitas pelaporan keuangan agar lebih transparan, komprehensif, dan sesuai standar akuntansi.

Dalam aspek kesehatan keuangan, hingga akhir 2025 rasio Risk Based Capital (RBC) Tugure tercatat sebesar 201,43 persen atau jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan juga memiliki total ekuitas sekitar Rp 1,5 triliun yang telah memenuhi ketentuan modal minimum industri reasuransi untuk 2026. Ke depan, Tugure menargetkan peningkatan kapasitas permodalan melalui pencapaian Kelompok Perusahaan Perasuransian Berdasarkan Ekuitas (KPPE) 2 pada 2028 dengan proyeksi ekuitas tumbuh secara organik hingga mencapai Rp 2 triliun.

Baca juga : KPK Dorong Penguatan Tata Kelola dan Budaya Antikorupsi di PT Pos Indonesia

Sejalan dengan transformasi bisnis, Tugure terus memperkuat implementasi GCG melalui optimalisasi manajemen risiko, penguatan sistem pengendalian internal, digitalisasi proses bisnis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan budaya kepatuhan.

Perseroan menilai implementasi tata kelola perusahaan yang baik tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga memperkuat pengelolaan risiko, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, menjaga ketahanan perusahaan di tengah dinamika industri, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense