RM.id Rakyat Merdeka - Ekspor kendaraan hybrid (Hybrid Electrified Vehicle/HEV) produksi Indonesia terus menunjukkan tren positif.
Sepanjang Januari–Mei 2026, Toyota Indonesia mencatat ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid sebanyak 10.632 unit atau melonjak 42,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.444 unit.
Kenaikan tersebut menjadi salah satu pendorong meningkatnya ekspor kendaraan ramah lingkungan dari Indonesia sekaligus memperkuat posisi Tanah Air sebagai basis produksi kendaraan elektrifikasi Toyota untuk pasar global.
Baca juga : Laris Manis! Ekspor Mobil Toyota Tembus 121.832 Unit, Naik 12,3%
Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Nyoman Winaya Adnyana mengatakan, pertumbuhan ekspor kendaraan hybrid menunjukkan semakin tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas kendaraan elektrifikasi yang diproduksi di Indonesia.
“Pertumbuhan ekspor kendaraan hybrid ini menunjukkan bahwa produk elektrifikasi buatan Indonesia semakin diterima di pasar global. Hal ini menjadi bukti kemampuan industri otomotif nasional dalam menghasilkan kendaraan berteknologi rendah emisi yang memiliki daya saing tinggi,” ujar Nyoman dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Menurut dia, peningkatan ekspor tersebut sejalan dengan tren elektrifikasi kendaraan di berbagai negara. Karena itu, Toyota terus memperkuat kontribusinya melalui pengembangan dan produksi kendaraan rendah emisi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Baca juga : Toyota Siap Ekspor Baterai Dari Indonesia Mulai Semester II-2026
Selain kendaraan elektrifikasi, secara keseluruhan ekspor kendaraan bermerek Toyota juga mencatat pertumbuhan positif. Hingga Mei 2026, Toyota mengekspor sekitar 121.832 unit kendaraan utuh (Completely Built-Up/CBU), meningkat 12,29 persen dibandingkan 108.501 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Dengan capaian tersebut, Toyota menyumbang sekitar 58,8 persen dari total ekspor kendaraan utuh Indonesia yang berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencapai 207.222 unit pada Januari–Mei 2026.
Nyoman menuturkan, keberhasilan ekspor tidak hanya didukung oleh meningkatnya permintaan kendaraan elektrifikasi, tetapi juga strategi diversifikasi pasar yang membuat kinerja ekspor tetap terjaga di tengah dinamika industri otomotif global.
Baca juga : Ekspor Toyota Tembus 218 Ribu Mobil Sepanjang 2025
“Toyota Indonesia akan terus memperluas pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk, serta mengembangkan kendaraan berteknologi rendah emisi sebagai bagian dari komitmen mendukung industri otomotif nasional yang berkelanjutan,” katanya.
Adapun pertumbuhan ekspor Toyota didorong oleh meningkatnya permintaan dari kawasan Asia yang naik 17,8 persen dan kawasan Amerika sebesar 20,9 persen. Kenaikan tersebut mampu mengimbangi penurunan permintaan dari kawasan Timur Tengah.
Sementara itu, model hybrid yang diekspor dari Indonesia, yakni Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid, menjadi bukti bahwa kendaraan elektrifikasi hasil produksi dalam negeri kini semakin mendapat tempat di pasar global, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok kendaraan rendah emisi Toyota di dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.