Dark/Light Mode

Laris Manis! Ekspor Mobil Toyota Tembus 121.832 Unit, Naik 12,3%

Jumat, 10 Juli 2026 13:09 WIB
Foto: TMMIN
Foto: TMMIN

RM.id  Rakyat Merdeka - Toyota Indonesia mempertahankan posisinya sebagai eksportir kendaraan utuh (Completely Built-Up/CBU) terbesar di Indonesia hingga Mei 2026.

Sepanjang Januari–Mei 2026, ekspor kendaraan bermerek Toyota mencapai 121.832 unit atau meningkat 12,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 108.501 unit.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total ekspor kendaraan utuh nasional pada Januari–Mei 2026 mencapai 207.222 unit atau naik 7,64 persen dibandingkan 192.506 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga : Mayanggi Sephira Tembus 13 Kampus Dunia

Dengan capaian tersebut, Toyota menyumbang sekitar 58,8 persen dari total ekspor kendaraan utuh Indonesia sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor dalam jaringan global Toyota.

Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Nyoman Winaya Adnyana mengatakan, pertumbuhan ekspor tersebut menunjukkan daya saing industri otomotif nasional tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global.

“Toyota Indonesia terus berkomitmen mendukung penguatan industri otomotif nasional melalui peningkatan ekspor kendaraan produksi dalam negeri. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa produk manufaktur Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar global,” ujar Nyoman dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Baca juga : Ekspor Toyota Indonesia 2025 Cetak Rekor, Tembus 298 Ribu Unit

Menurut dia, diversifikasi pasar ekspor menjadi salah satu strategi yang membuat kinerja ekspor Toyota tetap tumbuh. Selama Januari–Mei 2026, permintaan dari kawasan Asia meningkat 17,8 persen, sementara kawasan Amerika naik 20,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut mampu mengimbangi penurunan permintaan dari kawasan Timur Tengah yang terkoreksi sekitar 20,81 persen.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi diversifikasi pasar ekspor yang kami lakukan selama ini. Dengan jaringan ekspor ke lebih dari 100 negara, Toyota Indonesia mampu menjaga pertumbuhan meski kondisi pasar global terus berubah,” kata Nyoman.

Dari sisi produk, Avanza/Veloz menjadi model dengan volume ekspor terbesar sebanyak 27.647 unit. Posisi berikutnya ditempati Raize sebanyak 22.262 unit dan Yaris Cross sebanyak 16.855 unit.

Baca juga : Toyota Veloz Hybrid Laris Manis, Pesanan Tembus 4.000 Unit

Selain kendaraan konvensional, ekspor kendaraan elektrifikasi juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pengapalan Kijang Innova Zenix Hybrid Electrified Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV mencapai 10.632 unit selama Januari–Mei 2026, meningkat 42,8 persen dibandingkan 7.444 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Nyoman mengatakan, kenaikan ekspor kendaraan hybrid mencerminkan semakin besarnya kepercayaan pasar internasional terhadap kendaraan elektrifikasi buatan Indonesia.

Ke depan, Toyota Indonesia akan terus memperluas pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk, serta mengembangkan kendaraan berteknologi rendah emisi guna memperkuat kontribusi industri otomotif nasional di pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.