BREAKING NEWS
 

Hari Anak Nasional 2026, KCIC Ajak Anak Belajar Peduli Lingkungan Lewat Whoosh

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Rabu, 22 Juli 2026 15:21 WIB
Anak-anak dari berbagai sekolah mengikuti kegiatan edukasi peduli lingkungan yang dilaksanakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama BSI dan BSI Maslahat di Stasiun Halim, Jakarta. (Foto : KCIC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama BSI dan BSI Maslahat mengajak 70 anak dari berbagai sekolah mengikuti kegiatan edukasi peduli lingkungan di Stasiun Halim, Jakarta.

Kegiatan dikemas secara interaktif melalui lomba mewarnai, sosialisasi Whoosh Eco Friendly, Green Mission Challenge, station tour, hingga pengalaman menaiki kereta cepat Whoosh menuju Stasiun Padalarang.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momen yang tepat untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Baca juga : Sambut Hari Anak Nasional, Menteri Agus Dan Dudung Sapa Anak Binaan se-Indonesia

"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak anak-anak mengenal bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, termasuk memilih transportasi publik yang lebih ramah lingkungan. Semakin dini nilai tersebut diperkenalkan, semakin besar peluang untuk membentuk kebiasaan yang peduli terhadap keberlanjutan di masa depan," ujar Eva.

Adsense

Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan dengan berbagai upaya KCIC menghadirkan transportasi yang ramah lingkungan. Berdasarkan kajian Pusat Pengujian, Pengukuran, Pelatihan, Observasi, dan Layanan Rekayasa (POLAR) Fakultas Teknik Universitas Indonesia, emisi karbon Whoosh hanya mencapai 6,9 gram CO₂ per penumpang per kilometer, atau sekitar 54 persen lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.

Selain itu, satu rangkaian Whoosh mampu mengangkut hingga 601 penumpang, setara sekitar 150 mobil pribadi, sehingga membantu mengurangi kemacetan dan emisi karbon.

Baca juga : Sambut Hari Anak Nasional, Ancol Gratiskan Tiket Wahana Rekreasi

Anak-anak juga mengikuti Green Mission Challenge, yakni permainan edukatif yang mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, seperti memilah sampah sesuai jenisnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menghemat penggunaan kertas. Mereka juga diperkenalkan dengan sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di seluruh stasiun Whoosh.

Komitmen KCIC terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui penyediaan water station di berbagai stasiun Whoosh. Penumpang didorong membawa botol minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. Selain itu, setiap stasiun telah dilengkapi Sewage Treatment Plant (STP) yang mengolah limbah cair sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti penyiraman tanaman.

KCIC juga terus mendorong digitalisasi layanan. Saat ini sekitar 80 persen tiket Whoosh telah dibeli melalui kanal digital, sehingga turut mengurangi penggunaan kertas.

Baca juga : YBM PLN EPI Ajak 100 Anak Yatim Belajar Lingkungan di Taman Lebah

"Kami berharap anak-anak tidak hanya menikmati pengalaman menaiki Whoosh, tetapi juga membawa pulang pemahaman bahwa setiap kebiasaan sederhana, mulai dari menjaga kebersihan hingga memilih transportasi publik, dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Semoga nilai-nilai tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tutup Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense