RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan anggaran tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, sekaligus memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen tersebut saat meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).
Selain memastikan ketersediaan anggaran, Purbaya juga mengecek kesiapan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang telah dimulai sejak 30 Juli 2026.
Baca juga : Bahaya Nih, Pengunjung Rawan Tercebur Ke Kali
“Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” kata Purbaya dalam keterangan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sabtu (1/8/2026).
Dalam kunjungan itu, Purbaya meninjau asrama, ruang kelas, kondisi furnitur, sirkulasi udara, hingga berbagai fasilitas penunjang pembelajaran. Dia memastikan seluruh sarana yang tersedia mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut menegaskan, Kemenkeu mendapat mandat untuk memastikan pembiayaan Program Sekolah Rakyat tersedia, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan optimal.
“Belajarnya yang semangat ya. Biar adik-adik jadi orang pintar, jadi menteri. Biar jadi orang kaya,” pesan Purbaya kepada para siswa.
Baca juga : Turnamen Uji Coba Pra Musim, Inter Kalahkan City
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak pembangunan Rp 3,52 triliun dan pagu anggaran Rp 3,82 triliun. Hingga kini, realisasi anggaran pembangunannya telah mencapai Rp 3,21 triliun.
Kompleks pendidikan tersebut mengintegrasikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan yang dilengkapi asrama dan berbagai fasilitas pendukung.
Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah itu menampung 270 siswa. Terdiri atas 30 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA. Seluruh peserta didik berasal dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah melalui proses seleksi. Kegiatan belajar didukung 131 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya Prapti Wardani mengatakan, kunjungan Menkeu menjadi motivasi bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Baca juga : Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
“Sarana Sekolah Rakyat juga begitu bagus. Kami berharap program ini bisa semakin sukses,” ujar Prapti. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 3 Agustus 2026 dengan judul "Kunjungi Sekolah Rakyat, Ini Pesan Purbaya Ke Para Siswa, Semangat Belajar Biar Pintar Dan Jadi Menteri"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.