RM.id Rakyat Merdeka - Di balik meningkatnya prestasi atlet ice skating Indonesia di tingkat Asia Tenggara, terdapat peran besar pelaku usaha yang konsisten membangun fasilitas olahraga es. Salah satunya adalah Direktur MSquare Ice Arena, Bunyamin Christianto.
Pria berusia 61 tahun itu telah membangun 11 gelanggang ice skating (ice rink) di berbagai daerah sebagai upaya mendukung perkembangan olahraga seluncur es di Indonesia sekaligus menjaring bibit atlet nasional.
Di mata Bunyamin, pembangunan arena ice skating bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan, melainkan didorong oleh kecintaan dan passion terhadap olahraga tersebut.
"Pembangunan ice rink ini bukan sekadar bisnis yang mengejar keuntungan, melainkan bisnis yang berangkat dari passion. Investasi per arena bisa mencapai Rp 20 miliar hingga lebih dari Rp 30 miliar. Selama delapan tahun modal memang belum kembali sepenuhnya, tetapi fokus kami adalah memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk menikmati dan menekuni olahraga ini," ujar Bunyamin saat berbincang dengan Rakyat Merdeka di sela pembukaan Asian Open Figure Skating Trophy 2026 di AEON Mall Jakarta Garden City, Senin (3/8/2026).
Baca juga : Forum Pajak Asia-Pasifik Soroti Dampak Geopolitik Pada Fiskal
Keterlibatan Bunyamin di industri olahraga es dimulai pada 2017 saat membangun arena seluncur es di Paris Van Java (PVJ), Bandung, Jawa Barat. Meski berlatar belakang sebagai akuntan, ia mempelajari seluruh proses pembangunan arena secara mandiri hingga berhasil membangun gelanggang pertama berstandar internasional di AEON Mall Jakarta Garden City hanya dalam waktu lima bulan.
Hingga kini, ia telah membangun 11 arena ice skating yang tersebar di Jakarta, Bandung, Bali, Medan, dan Surabaya. Arena di AEON Mall Jakarta Garden City menjadi pusat latihan utama atlet nasional, sementara arena di kota-kota lain terus mencatat peningkatan jumlah pengunjung dan atlet muda.
Untuk memperluas akses masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, Bunyamin juga menerapkan harga tiket yang terjangkau. Di Surabaya dan Medan, misalnya, tiket bermain dipatok sekitar Rp 60 ribu agar olahraga ice skatingsemakin dikenal masyarakat.
Menurutnya, bertambahnya fasilitas latihan berpengaruh langsung terhadap peningkatan prestasi atlet Indonesia. Cabang speed skating kini mulai menjadi ancaman bagi negara-negara ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina.
Baca juga : RSM: Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama Sengketa Pajak
Pada SEA Games terakhir, Indonesia meraih tiga medali perak dan tiga medali perunggu meski hanya memiliki waktu persiapan sekitar tiga bulan. Dengan masa pembinaan yang lebih panjang, ia optimistis atlet Indonesia mampu merebut medali emas pada ajang berikutnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga tersebut, Bunyamin juga memberikan potongan biaya sewa arena bagi para atlet serta mendukung program latihan bersama federasi dan orang tua atlet.
Siapkan Arena untuk Junior Grand Prix
Selain itu, Bunyamin berencana membangun arena ice skating baru di Surabaya pada tahun depan dengan ukuran 26 x 56 meter di luar kawasan mal. Fasilitas tersebut akan disesuaikan dengan standar International Skating Union (ISU) sehingga Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, seperti Junior Grand Prix.
Di sisi lain, ia berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap industri olahraga es melalui kebijakan perpajakan yang lebih fleksibel. Menurutnya, insentif bagi investasi sarana olahraga akan mendorong pembangunan fasilitas baru sekaligus memperkuat pembinaan atlet nasional.
Baca juga : Syaifullah Tamliha: Sebaiknya TNI Fokus Pada Fungsi Pertahanan
Dengan semakin banyaknya arena berstandar internasional serta penyelenggaraan Asian Open Figure Skating Trophy 2026, Bunyamin optimistis olahraga ice skating Indonesia akan semakin dikenal di dunia dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.