BREAKING NEWS
 

BSI Gandeng PP Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 13 Agustus 2026 08:05 WIB
Foto: BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjalin kemitraan strategis dengan Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Kemitraan tersebut dijalin di sela perhelatan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah, yang berlangsung pada 6-8 Agustus 2026.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husaini mengatakan kolaborasi tersebut merupakan wujud komitmen BSI dalam mendukung transformasi digital organisasi kemasyarakatan dan pemberdayaan perempuan muda. Selain itu, kerja sama tersebut ditujukan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

"Kolaborasi ini dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar layanan transaksional perbankan," kata Kemas dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Baca juga : Menag: Indonesia Berpeluang Besar Jadi Episentrum Peradaban Dunia Islam

Menurut dia, kemitraan jangka panjang tersebut merupakan bagian dari upaya BSI memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui organisasi kemasyarakatan Islam. BSI ingin menghadirkan layanan keuangan syariah yang mendukung digitalisasi organisasi, pemberdayaan UMKM, serta kemudahan akses layanan keuangan bagi anggota.

"Kami ingin menghadirkan layanan keuangan syariah yang mendorong digitalisasi organisasi, pemberdayaan UMKM, serta memberikan kemudahan akses layanan keuangan bagi seluruh anggota," ujarnya.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Senior Vice President Islamic Ecosystem BSI Rima Dwi Permatasari bersama Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Ariati Dina Puspitasari. Melalui kesepakatan itu, BSI siap memfasilitasi berbagai kebutuhan finansial Nasyiatul Aisyiyah.

Adsense

Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan program Langkah Emas Nasyiatul Aisyiyah Berhaji dan implementasi pembayaran digital. Kerja sama juga meliputi solusi manajemen kas organisasi atau cash management, dukungan pembiayaan usaha bagi anggota, serta kemudahan pembukaan rekening bagi jaringan Nasyiatul Aisyiyah di seluruh Indonesia.

Baca juga : Menkop Tegaskan MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

"Melalui layanan ini, BSI berharap dapat mendukung tata kelola keuangan organisasi Nasyiatul Aisyiyah agar tampil lebih modern, transparan, dan akuntabel," kata Kemas.

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah mengusung tema "Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan" dan menjadi forum tertinggi organisasi yang dihadiri sekitar 1.100 peserta resmi. Selain itu, lebih dari 6.000 anggota umum dari 35 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) dan 394 Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) di seluruh Indonesia turut hadir.

Memanfaatkan momentum perhimpunan berskala nasional tersebut, BSI turut mengimplementasikan ekosistem transaksi nontunai atau cashless ecosystem. BSI melakukan akuisisi merchant dan menyediakan fasilitas QRIS bagi sekitar 50 tenant UMKM yang berpartisipasi dalam bazar Muktamar.

"Kami melakukan akuisisi merchant dan menyediakan fasilitas QRIS bagi sekitar 50 tenant UMKM yang berpartisipasi dalam bazar Muktamar," ungkap Kemas.

Baca juga : Purbaya Dorong UMKM Halal Tembus Pasar Internasional

Untuk memastikan kenyamanan transaksi peserta, BSI juga menghadirkan Open Booth dan memfasilitasi pembukaan rekening secara digital melalui aplikasi BYOND by BSI. BSI turut mengoperasikan layanan Mobil Kas Keliling serta memberikan edukasi mengenai berbagai produk perbankan syariah.

Kemas menekankan kemitraan BSI dengan PP Nasyiatul Aisyiyah merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi organisasi dan anggota sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendukung pembangunan nasional.

"Kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang nyata bagi organisasi dan anggotanya, sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendukung pembangunan nasional," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense