Dark/Light Mode

Menkop: Ekosistem Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan Kolaboratif

Minggu, 24 Mei 2026 19:20 WIB
Menkop Ferry Juliantono saat memberikan sambutan dalam agenda Sharia Economic Leaders Forum (SELF) 2026 di Jakarta, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. Kememkop)
Menkop Ferry Juliantono saat memberikan sambutan dalam agenda Sharia Economic Leaders Forum (SELF) 2026 di Jakarta, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. Kememkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menegaskan, pentingnya menjadikan ekonomi syariah sebagai gerakan kolaboratif yang inklusif.

Ferry mengatakan, sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengakselerasi ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam agenda Sharia Economic Leaders Forum (SELF) 2026 di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Baca juga : P2N Dukung Ekonomi Patriotik Prabowo dan Kolaborasi Sipil-Militer

Forum tahun ini mengusung tajuk ‘Sharia Economy Beyond Finance: Orkestrasi Kepemimpinan Daerah dan Industri Halal untuk Akselerasi Ekosistem Ekonomi Syariah Indonesia’.

"Ekonomi syariah harus menjadi gerakan kolaboratif yang inklusif dengan mempertemukan pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sipil dalam satu gerak langkah," ujar Ferry.

Acara ini dihadiri berbagai elemen penting dalam ekosistem syariah nasional, mulai dari jajaran pemerintah daerah, akademisi, hingga para pelaku industri halal.

Baca juga : Menteri HAM Natalius Pigai: Pers Jangan Sampai Mati

Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pondasi dan memperluas jangkauan ekonomi syariah dari hulu ke hilir.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan langkah konkret yang siap diambil pemerintah melalui Kementerian Koperasi (Kemenkop). Pihaknya berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan MES serta berbagai pihak terkait demi mendorong pertumbuhan sektor riil, khususnya bagi perkembangan koperasi.

Ferry mengatakan, bahwa Kemenkop akan berfokus pada penguatan pembiayaan produktif guna memperluas akses bagi koperasi dan UMKM halal.

Baca juga : Bantu Ekonomi Warga Rorotan, Mandiri Utama Finance Kembangkan Bank Sampah

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memacu lahirnya koperasi produksi baru yang berbasis pada potensi industri halal spesifik di tiap-tiap wilayah.

"Kami juga tengah mengembangkan model bisnis koperasi modern. Model ini tidak hanya dirancang untuk menjaga kepatuhan syariah, tetapi juga wajib terintegrasi dengan teknologi digital dan mampu menembus jaringan pemasaran global,"pungkas Ferry.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.