Dark/Light Mode

Nasyiatul Aisyiyah Pilar Strategis Pemberdayaan Perempuan Dan Ketahanan Keluarga

Jumat, 22 Mei 2026 17:19 WIB
Dede Dwi Kurniasih, akademisi lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pengurus PP Nasyiatul Aisyiyah (NA) 2022-2026. Foto: Dok Dede Dwi Kurniasih
Dede Dwi Kurniasih, akademisi lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pengurus PP Nasyiatul Aisyiyah (NA) 2022-2026. Foto: Dok Dede Dwi Kurniasih

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah dinamika tantangan zaman yang semakin kompleks, Nasyiatul Aisyiyah (NA) terus mengukuhkan posisinya sebagai ujung tombak pemberdayaan perempuan muda di Indonesia.

Sebagai organisasi otonom di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas spiritual dan intelektual anggotanya, tetapi juga hadir secara nyata sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat.

Sebagai gerakan putri Islam yang progresif, Nasyiatul Aisyiyah memiliki peran vital dalam membentuk generasi perempuan yang mandiri, cerdas, dan berakhlak mulia.

Kiprah organisasi ini terbukti secara konsisten mampu menjangkau hingga ke tingkat akar rumput (pimpinan ranting) di seluruh pelosok Tanah Air. Gerakan ini menjadi motor penggerak dalam mengedukasi perempuan muda untuk melek terhadap isu-isu krusial, mulai dari kesehatan, ekonomi, kelestarian lingkungan, hingga literasi digital.

Baca juga : PLN EPI Teken 4 Kontrak Gas dan LNG, Perkuat Ketahanan Energi

Dalam implementasi program kerjanya, Nasyiatul Aisyiyah menyoroti beberapa fokus utama yang sangat relevan dengan visi pembangunan nasional, antara lain:

Peningkatan Ketahanan Keluarga: Melalui berbagai program edukasi pranikah dan parenting, NA aktif menekan angka perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga, serta menjadi garda terdepan dalam kampanye pencegahan stunting pada anak.

Kemandirian Ekonomi: Mendorong lahirnya wirausaha muda perempuan (sociopreneur) melalui pelatihan UMKM dan akses kelembagaan ekonomi tingkat lokal, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pendidikan dan Literasi Digital: Membekali kader dan masyarakat umum dengan literasi media agar cerdas dalam menyaring informasi, mencegah penyebaran hoaks, serta menangkal paham-paham radikalisme maupun intoleransi di ruang digital.

Baca juga : I Wayan Sudirta: Menatap Peluang, Memperkuat Ketahanan Bangsa

Pelestarian Lingkungan dan Pengelolaan Sampah: Mendorong kesadaran masyarakat terkait penanganan dan pengelolaan sampah secara bijak. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga menciptakan ekosistem sirkular agar sampah dapat dimanfaatkan kembali, bernilai ekonomi, dan berguna sebagai bahan baku bagi industri lainnya.

Kehadiran Nasyiatul Aisyiyah membuktikan bahwa perempuan muda Islam mampu memadukan nilai-nilai religiusitas dengan semangat kemajuan (berkemajuan).

Sinergi yang dibangun oleh NA bersama pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi katalisator penting dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial.

Memasuki era transformasi yang cepat ini, dedikasi Nasyiatul Aisyiyah diharapkan terus menjadi pilar penyangga ketahanan bangsa.

Baca juga : Guru Besar Trisakti: MBG Perkuat SDM Dan Ketahanan Nasional

Melalui tangan-tangan terampil dan pemikiran visioner para kadernya, Nasyiatul Aisyiyah siap mengawal visi Indonesia Emas dengan melahirkan generasi penerus yang tangguh, toleran, dan berdaya saing global.

Penulis adalah Dede Dwi Kurniasih, akademisi lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pengurus PP Nasyiatul Aisyiyah (NA) 2022-2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.