BREAKING NEWS
 

PNM-OJK Perkuat Literasi UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 15 Agustus 2026 11:16 WIB
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Akses modal bukan satu-satunya penentu keberlangsungan usaha ultra mikro. Kemampuan mengelola keuangan, memahami risiko, mengurus legalitas, hingga membaca peluang pasar menjadi bekal penting agar usaha dapat bertahan, berkembang, dan naik kelas.

Hal tersebut menjadi fokus sinergi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendampingi perempuan pengusaha ultra mikro di Aceh.

Pembiayaan diberikan bersamaan dengan penguatan literasi, sehingga nasabah tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga pengetahuan untuk mengelola dan mengembangkan usaha.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary mengatakan, literasi keuangan menjadi bagian penting dalam perjalanan nasabah menuju usaha yang lebih mandiri.

“Pembiayaan perlu berjalan beriringan dengan literasi keuangan yang tepat. Termasuk literasi keuangan syariah yang sangat relevan dengan Aceh,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Pendekatan tersebut memberikan dampak yang semakin luas. Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 268.231 nasabah PNM Mekaar di Aceh telah merasakan manfaat pembiayaan dan pendampingan.

Baca juga : BNPB-PNM Dorong Warga Agam Bangkit Lewat Pengembangan Potensi Lokal

Mereka tergabung dalam 19.628 kelompok dan didampingi 1.300 pendamping Mekaar yang tersebar di 77 unit di seluruh Aceh. Pendampingan juga diarahkan agar usaha nasabah semakin siap masuk ke ekosistem usaha formal.

Lebih dari 56.714 nasabah telah dibantu mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), sementara sejumlah nasabah juga telah memiliki sertifikat halal.

Di sisi lain, PNM turut memberikan beasiswa bagi 104 anak nasabah sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan keluarga secara lebih menyeluruh.

Salah satu gambaran dari proses tersebut terlihat dari perjalanan Nur Asma, pemilik usaha “Keripik Pisang Kak Nur”. Sebagai single parent yang membesarkan tiga anak, Nur Asma mulai merintis usahanya sejak 2016.

Adsense

Setelah bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar Syariah pada 2024, usahanya terus berkembang hingga kini berada pada grade A dengan plafon pembiayaan Rp 6 juta.

Tidak berhenti pada pembiayaan, usahanya juga telah memiliki NIB dan sertifikat halal yang diperoleh dengan pendampingan PNM.

Baca juga : Gajah Jantan Mati Misterius Di Perkebunan Aceh Tamiang, BKSDA: Diduga Keracunan

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa ketika akses modal bertemu dengan pendampingan dan pengetahuan yang tepat, usaha rumahan memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal juga menilai, UMKM perlu terus mengembangkan pola pikir dan kemampuan mengelola usaha.

Menurutnya, usaha yang dimulai dari rumah sekalipun tetap membutuhkan perencanaan, pemahaman pasar, serta pengelolaan keuangan yang baik.

“Jangan merasa berkecil hati jika usaha mulai dari dapur rumah tangga. Kita jual produk kita sendiri, kita harus percaya, dan harus cerdas mengelola keuangan, mulai dari menentukan target pasarnya,” ujarnya.

Pesan tersebut semakin relevan ketika usaha kecil mulai menghadapi pasar yang lebih luas. Produk yang menarik perhatian konsumen perlu diikuti kemampuan mengelola usaha agar pertumbuhannya tidak berhenti pada tren sesaat.

“Produk yang viral tanpa manajemen yang baik hanya akan bertahan sesaat. Percuma viral kalau tidak dikelola dengan baik,” kata Illiza.

Baca juga : Spontan Singgah, Wapres Gibran Sapa Siswa Dan Cek Sekolah Terdampak Banjir

Di Aceh, potensi pengembangan UMKM masih terbuka luas. Lebih dari 4.400 unit usaha di Banda Aceh saat ini bergerak di berbagai sektor, mulai dari pertanian, kelautan dan perikanan, pariwisata, kuliner, jasa, perdagangan, hingga industri pengolahan.

Potensi tersebut dapat terus dikembangkan dari skala kecil melalui kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, sinergi PNM dan OJK bukan sekadar memperluas akses pembiayaan. Kolaborasi tersebut juga memperkuat ekosistem yang membantu pengusaha memahami cara mengelola keuangan, membangun usaha secara lebih tertib, memenuhi aspek legalitas, serta melihat peluang pertumbuhan yang lebih luas.

Bagi nasabah PNM Mekaar di Aceh, bekal tersebut menjadi modal penting untuk melangkah dari sekadar bertahan menjadi lebih siap berkembang dan naik kelas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense