RM.id Rakyat Merdeka - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kelembagaan koperasi sawit rakyat melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Koperasi Kelapa Sawit.
Kegiatan yang mendapat dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut digelar di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa-Rabu (28-29/7/2026).
Workshop dibuka Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang dan diikuti pengurus serta anggota koperasi sawit rakyat, mahasiswa, perwakilan instansi terkait, dan jajaran pengurus APKASINDO Kaltara.
Dalam sambutannya, Zainal menegaskan, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian petani kelapa sawit. Karena itu, pengurus dan anggota koperasi diminta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan koperasi.
“Pesan saya kepada Koperasi Petani Sawit, supaya betul-betul memanfaatkan kegiatan ini, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh APKASINDO untuk meningkatkan kemampuan di bidang koperasi tentunya,” ujar Zainal.
Baca juga : APKASINDO Luncurkan hargasawitindonesia.id, Dorong Harga Sawit Lebih Transparan
Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional dapat menjadi kekuatan penting untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus memperkuat posisi tawar petani.
Tata kelola koperasi yang baik juga akan menciptakan efisiensi usaha dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para anggota koperasi.
“Sehingga, upaya-upaya yang dilakukan oleh anggota koperasi ini akan meningkatkan kesejahteraan anggota koperasinya,” lanjut Zainal.
Gubernur juga meminta peserta aktif berdiskusi dan memanfaatkan kesempatan bertukar pengalaman dengan para narasumber. Pengetahuan yang diperoleh selama workshop diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan koperasi masing-masing.
“Hal-hal yang belum diketahui, apa yang ingin ditanyakan, dimanfaatkan waktu sekarang ini kepada para narasumber yang akan memberikan paparannya,” katanya.
Baca juga : Indonesia Berpeluang Jadi Raja Biogas Sawit Dunia
Workshop tersebut menjadi bagian dari komitmen APKASINDO bersama BPDP dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat kelembagaan petani sawit.
Penguatan kapasitas pengurus dinilai penting agar koperasi tidak hanya menjadi wadah berhimpun petani, tetapi berkembang menjadi lembaga ekonomi yang sehat, modern, transparan, dan berdaya saing.
Melalui koperasi yang kuat, petani diharapkan memiliki akses yang lebih baik terhadap pembiayaan, sarana produksi, teknologi, informasi, hingga pasar.
Koperasi juga dapat menjadi wadah untuk mengonsolidasikan kekuatan petani sehingga posisi tawar mereka dalam mata rantai industri kelapa sawit semakin kuat.
Bagi Kaltara, penguatan kelembagaan koperasi menjadi semakin penting seiring perkembangan perkebunan kelapa sawit dan meningkatnya kebutuhan petani terhadap lembaga ekonomi yang mampu memberikan pelayanan secara profesional.
Baca juga : BPDP Dorong Transformasi Sawit Berkelanjutan Lewat Borneo Forum 2026
Koperasi diharapkan tidak berhenti pada fungsi administratif. Lebih dari itu, koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi petani dengan mengonsolidasikan hasil produksi, memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah, serta menciptakan efisiensi dalam pengelolaan usaha.
Kolaborasi APKASINDO dan BPDP melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan membangun perkebunan sawit rakyat yang lebih produktif dan berdaya saing.
Pada akhirnya, koperasi yang sehat dan profesional diharapkan mampu memberikan manfaat langsung kepada anggota sekaligus menjadi fondasi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit di Kalimantan Utara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.