Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Arsenal Minat! Vinicius Jr Dibanderol Rp 3 Triliun
- Komisi XIII: Praktik Bisnis Berbasis HAM di Freeport Patut Dicontoh
- Julius Firdaus Haru di Konser Sole Amore, Kenang Sahabat Tercinta
- Limbah Sawit Berpotensi Jadi Produk UMKM Bernilai Tambah Tinggi
- Manfaat Ganda PSEL: Sampah Terurai, Lapangan Kerja Tercipta
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong hilirisasi kelapa sawit. Langkah ini dilakukan melalui Workshop Pangan Sehat Berbasis Minyak Sawit yang digelar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Medan pada 22–23 Juli 2026.
Sebanyak 46 pelaku UMKM dari Kota Medan dan sekitarnya mengikuti pelatihan yang berlangsung di salah satu hotel di Medan dan AVROS Guest House PPKS. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan minyak sawit sebagai bahan baku pangan sehat sekaligus keterampilan mengembangkan usaha, mulai dari formulasi produk, pengurusan perizinan, strategi membangun merek, hingga pemasaran digital.
Workshop menghadirkan peneliti PPKS, akademisi Universitas Sumatera Utara, praktisi bisnis, serta narasumber dari berbagai instansi yang membahas hilirisasi sawit dari sisi teknologi maupun strategi komersialisasi.
Baca juga : CORE Dorong Indonesia Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Global
Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Dr. Winarna mengatakan, hilirisasi merupakan strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit nasional. Menurutnya, berbagai inovasi hasil penelitian harus dapat dimanfaatkan masyarakat dan pelaku UMKM agar mampu menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi.
"Kelapa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan bernilai tambah tinggi. Melalui workshop ini kami ingin memastikan bahwa hasil-hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat diimplementasikan oleh masyarakat dan UMKM menjadi peluang usaha yang nyata," ujar Winarna.
Ia menjelaskan, peserta memperoleh materi mengenai pemanfaatan minyak sawit sebagai lemak pangan sehat, termasuk penggunaan berbagai produk turunannya seperti minyak makan merah, margarin, shortening, hingga cocoa butter substitute (CBS). Selain aspek teknis, peserta juga dibekali pengetahuan tentang peluang bisnis, regulasi perizinan pangan, branding, dan strategi pemasaran digital.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM Untuk Ahli Waris Ketua RT
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, peserta mengunjungi Galeri Riset Sawit dan mengikuti demonstrasi pemanfaatan minyak sawit padat serta minyak makan merah di Oil Palm Education Center (OPEC) PPKS. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai penerapan hasil riset menjadi produk yang siap dikembangkan oleh UMKM.
Senior Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Anwar Sadat menegaskan, BPDP terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai program pengembangan SDM sebagai bagian dari upaya memperkuat hilirisasi sawit nasional.
"BPDP memiliki banyak program dukungan kepada masyarakat, mulai dari peningkatan kapasitas SDM melalui berbagai pelatihan, fasilitasi kegiatan, hingga berbagai bentuk dukungan lainnya. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak UMKM yang mampu berkembang dan menghasilkan produk-produk bernilai tambah berbasis kelapa sawit," kata Anwar.
Baca juga : BAZNAS Dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Zakat Untuk Entaskan Kemiskinan
Menurutnya, penguatan kompetensi teknis dan kewirausahaan akan membantu pelaku UMKM mengubah hasil riset menjadi produk inovatif yang mampu bersaing di pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah industri sawit nasional.
Melalui sinergi BPDP, PT RPN, PPKS, akademisi, dan pelaku usaha, workshop ini diharapkan melahirkan UMKM yang tidak hanya menguasai teknologi pengolahan sawit, tetapi juga memiliki kemampuan membangun usaha yang berdaya saing. Dengan demikian, hilirisasi kelapa sawit dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya