BREAKING NEWS
 

Pemerintah Siapkan Dana Darurat Bencana

6,8 Ribu Ton Bantuan Beras Meluncur Ke 5 Daerah NTT

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Senin, 24 Agustus 2026 06:30 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,2 triliun untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi masyarakat yang terdampak bencana alam sepanjang tahun 2026.

Kebijakan ini disiapkan sekaligus untuk memastikan ketersediaan dan pemenuhan kebutuhan pangan warga dalam situasi tanggap darurat.

Bapanas telah menugaskan Perum Bulog menyalurkan CPP kepada masyarakat terdampak secara cepat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa ambil duluan, proses izinnya, persetujuannya belakangan,” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam keterangan resmi Bapanas, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga : Cegah Kasus Berulang, Usut Dugaan Ordal Beking Pembuang Sampah Ilegal

Amran menjamin stok pangan nasional, khususnya beras, aman dan mencukupi hingga satu tahun ke depan bagi seluruh wilayah terdampak bencana.

“Masalah beras yang paling penting. Perintah Bapak Presiden agar bergerak cepat menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Selain dana khusus darurat bencana, Pemerintah juga mengucurkan anggaran sebesar Rp 17,5 triliun untuk program Bantuan Pangan Beras tahap kedua yang mencakup periode Juli, Agustus dan September 2026.

Baca juga : Fulham Vs Chelsea, Wajah Baru London Barat

Kedua instrumen anggaran ini difungsikan secara berdampingan untuk mempercepat intervensi pangan di wilayah bencana.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan, untuk penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah telah mengalokasikan bantuan beras sebanyak 6,8 ribu ton.

Adsense

Pasokan tersebut disalurkan untuk lima kabupaten terdampak melalui gabungan program bantuan bencana dan bantuan pangan reguler.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense