BREAKING NEWS
 

Perkuat Tata Kelola Organisasi, IKPI Terapkan ISO Antisuap hingga Tingkat Cabang

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Rabu, 26 Agustus 2026 19:31 WIB
Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) memperkuat komitmennya membangun budaya integritas dengan menerapkan standar internasional ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti-Penyuapan hingga seluruh jenjang kepengurusan, mulai dari Pengurus Pusat hingga Pengurus Cabang.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld saat menyampaikan sambutan pada Seminar Nasional IKPI 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Vaudy mengatakan penguatan tata kelola menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya peran organisasi dalam berbagai pembahasan kebijakan perpajakan nasional. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap profesi konsultan pajak harus dibangun melalui sistem yang mampu mencegah praktik penyimpangan sejak dari internal organisasi.

Baca juga : HUT ke-61 IKPI Hadirkan 11 Kegiatan, Jalan Sehat Jadi Magnet Ribuan Peserta

“Ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan mulai dari Pengurus Pusat sampai dengan Pengurus Cabang sebagai komitmen mendukung anti-penyuapan,” kata Vaudy.

Adsense

Selain memperluas implementasi ISO 37001, IKPI juga mempertahankan standar tata kelola melalui sertifikasi ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu. Sertifikasi tersebut menjadi landasan untuk memastikan pelayanan organisasi berjalan secara terukur, konsisten, dan sesuai standar internasional.

Bagi Vaudy, kedua sertifikasi tersebut bukan sekadar simbol administratif atau penghargaan yang dipajang di lingkungan organisasi. Ia menegaskan standar internasional itu harus menjadi pedoman kerja yang membentuk karakter organisasi sekaligus menjaga akuntabilitas profesi.

Baca juga : IKPI Sebut Golf Open Jadi Ruang Bangun Komunikasi di Ekosistem Perpajakan

“Ini bukan sekadar sertifikat yang terpajang gagah di dinding. Ini adalah benteng moral dan ikrar akuntabilitas bahwa IKPI diresapi oleh budaya integritas dan menolak keras segala bentuk penyimpangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan integritas harus menjadi fondasi ketika ruang dialog antara organisasi profesi dengan pemerintah, legislatif, dan yudikatif semakin terbuka. Menurutnya, semakin besar kepercayaan yang diberikan kepada IKPI, semakin besar pula tanggung jawab organisasi untuk menjaga independensi dan profesionalisme anggotanya.

Vaudy menegaskan ukuran keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan jumlah anggota, tetapi juga oleh kemampuannya menjaga nilai-nilai etik dalam setiap aktivitas profesi.

Baca juga : RSM: Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama Sengketa Pajak

“Organisasi yang kuat bukan hanya yang besar jumlah anggotanya, melainkan yang kokoh integritasnya,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense