RM.id Rakyat Merdeka - SolidBlue melalui PT Kawasan Lintas Biru Digital (KLBD) berkolaborasi dengan PT XenithIG Indonesia Network (Xenith IG) untuk memperkuat infrastruktur konektivitas digital di kawasan industri PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BeFa) di Bekasi, Jawa Barat.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam acara bertema “Powering The AI Ready Industrial Ecosystem – Power, Connection, Assured,” yang digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Kamis (27/8/2026).
Direktur Utama BeFa Leo Yulianto Sutedja mengatakan penguatan infrastruktur digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan kawasan industri untuk mendukung kebutuhan investor di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), pusat data, komputasi awan, otomasi, dan manufaktur cerdas.
“Bagi investor, yang utama adalah kepastian bahwa kebutuhan infrastruktur dapat terpenuhi sesuai kualitas dan jadwal yang diminta. Melalui kolaborasi ini, BeFa memastikan kesiapan listrik, konektivitas, air, dan infrastruktur pendukung lainnya secara terintegrasi,” ujarnya.
Baca juga : Bekasi Fajar Industrial Estate Incar Penjualan Rp 600 M Sepanjang 2025
Menurut dia, konsep kawasan yang siap AI (AI-ready) memberikan kepastian kepada tenant sejak awal melakukan investasi, tidak hanya dari sisi lahan dan utilitas konvensional, tetapi juga infrastruktur digital yang andal dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya BeFa menyiapkan BeFa Digital Town, kawasan yang diarahkan untuk mendukung pertumbuhan AI, pusat data, komputasi awan, manufaktur digital, serta berbagai teknologi masa depan.
SolidBlue melalui KLBD berperan membangun fondasi konektivitas digital di kawasan industri BeFa. Sementara kolaborasi dengan Xenith IG ditujukan untuk memperluas akses kawasan ke ekosistem infrastruktur digital di sepanjang koridor Jakarta-Cikampek.
SolidBlue menyatakan kemitraan tersebut dirancang untuk menghadirkan jaringan yang andal, skalabel, aman, dan tangguh sehingga dapat mengikuti perkembangan kebutuhan AI, komputasi awan, pusat data, internet of things (IoT), serta aplikasi industri lainnya.
Baca juga : ADUPI, IDCTA, ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang
“SolidBlue hadir untuk membangun fondasi konektivitas yang dapat terus berkembang seiring kebutuhan para penyewa kami. Kolaborasi kami dengan Xenith IG memungkinkan kami menghadirkan akses jaringan yang lebih luas,” kata SolidBlue.
CEO Xenith IG Noah Drake mengatakan pihaknya antusias bekerja sama dengan SolidBlue untuk merancang dan membangun jaringan serat optik di kawasan industri BeFa.
Menurut dia, jaringan tersebut akan mendukung kebutuhan ketahanan dan skalabilitas beban kerja AI serta hyperscaler yang membutuhkan konektivitas berkapasitas tinggi dan andal.
Kemitraan itu juga memberikan penyewa akses on-net ke jaringan dark fiber metro Xenith IG yang membentang lebih dari 650 kilometer dengan rute beragam dan konektivitas latensi rendah menuju sejumlah simpul infrastruktur digital utama di sepanjang koridor Jakarta-Cikampek.
Baca juga : RI-China Perkuat Kerja Sama, Kawasan Industri Madura Siap Jadi Magnet Investasi
Xenith IG mengoperasikan jaringan dark fiber metro di tujuh pasar Asia-Pasifik, termasuk Sydney dan Melbourne di Australia, Hong Kong, Jakarta, Kuala Lumpur dan Johor Bahru di Malaysia, serta Singapura.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.