Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Soal RUU Ketenagakerjaan, Koalisi Buruh Buka Ruang Dialog Hingga 22 September
- Karhutla Menurun, Menhut Dorong Kolaborasi Diperkuat
- B50 Sudah Mengalir Di 6.050 SPBU, ESDM Perkuat Pengawasan
- BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora
- PLN Indonesia Power Raih 97 Penghargaan ENSIA 2026
B50 Sudah Mengalir Di 6.050 SPBU, ESDM Perkuat Pengawasan
Rabu, 16 September 2026 14:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat pengawasan implementasi biodiesel 50 persen (B50), termasuk melalui pengetatan spesifikasi bahan bakar, penyelesaian masa transisi terminal, serta koordinasi dengan industri otomotif.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengatakan koordinasi dengan industri otomotif penting untuk memastikan penerapan B50 berjalan baik pada kendaraan yang digunakan masyarakat sehari-hari.
"Yang pasti kita semua saling menginfokan untuk keluhan-keluhan di otomotif itu apa saja, ayo kita diskusikan. Forum ini kami buka terus untuk kita saling berkomunikasi," ujar Eniya saat membuka Sosialisasi Aspek Teknis Implementasi B50 Sektor Otomotif di Tangerang Selatan, Selasa (15/9).
Sejak mulai diterapkan pada 1 Juli 2026, penyaluran B50 hingga pertengahan September telah menjangkau 6.050 dari total 6.412 SPBU atau sekitar 94 persen.
Sementara itu, dari 104 terminal titik serah, sebanyak 76 terminal telah menyalurkan B50 dan 28 terminal masih menjalani proses transisi dari B40 menuju B50.
Baca juga : Viral Video Laut Surut, Benarkah Pertanda Tsunami Akibat Erupsi Anak Krakatau?
Eniya mengatakan masa relaksasi implementasi B50 akan berakhir pada 30 September 2026 sehingga seluruh persiapan, termasuk sosialisasi dan kegiatan teknis, perlu dituntaskan sebelum penerapan penuh mulai 1 Oktober.
"Sebentar lagi, tanggal 30 September itu merupakan deadline untuk kita melakukan relaksasi. Jadi persiapan semua sosialisasi, semua kegiatan mengenai implementasi B50 ini harus benar-benar kita siapkan menjelang nanti per 1 Oktober," katanya.
Selain distribusi, pemerintah memperkuat spesifikasi biodiesel yang digunakan dalam campuran B50 dibandingkan dengan B40. Penguatan tersebut antara lain dilakukan melalui penurunan batas maksimum kandungan air dan peningkatan persyaratan stabilitas oksidasi.
Langkah itu ditujukan untuk menjaga kualitas bahan bakar dan mendukung keandalan penggunaannya pada kendaraan.
Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah dan industri otomotif juga membahas pengawasan kualitas, hasil pengujian B50, pedoman penanganan dan penyimpanan, serta instruksi kerja teknis untuk sektor otomotif.
Baca juga : Bahlil Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik, Berapa pun Harga Minyak Dunia
Eniya mendorong kolaborasi dengan industri otomotif untuk mengumpulkan data penggunaan B50 pada kendaraan hingga jarak tempuh 100.000 kilometer.
Pemantauan dilakukan menggunakan kendaraan yang dipakai dalam aktivitas sehari-hari dengan pemeriksaan pada jarak tempuh tertentu dan didukung pengujian oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS).
Pemerintah juga masih menyelesaikan sejumlah tantangan, terutama proses transisi pada terminal yang belum sepenuhnya menyalurkan B50 serta penguatan informasi teknis kepada pengguna.
Eniya mendorong hasil pengujian dan informasi teknis yang dapat diakses publik untuk disampaikan melalui situs web sehingga bisa menjadi rujukan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Implementasi B50 menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan bahan bakar nabati sebagai sumber energi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap solar berbasis fosil.
Baca juga : Akademisi Dukung Menteri Bahlil Tahan Harga Pertalite
Penguatan mutu, pengujian teknis, kesiapan distribusi, dan koordinasi dengan industri otomotif dilakukan pemerintah untuk memastikan penerapan B50 berjalan dengan tetap memperhatikan keandalan kendaraan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya