Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kementerian PU Siapkan Infrastruktur Kawasan Industri Mobil Nasional Di Subang
Rabu, 22 Juli 2026 12:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan industri kendaraan nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan akses jalan, termasuk exit tol yang akan menghubungkan Kawasan Instalasi Strategis Nasional produksi mobil dan motor listrik nasional yang dikembangkan oleh PT Pindad (Persero).
Komitmen itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat meninjau lokasi rencana pembangunan pabrik mobil nasional bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Direktur Utama PT Pindad, Sigit Puji Santosa, di Subang, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026).
"Untuk kawasan industri Subang, dukungan itu diwujudkan melalui konektivitas Jalan Tol Akses Patimban, dan akses sementara pada Jalan Tol Cikampek–Palimanan," kata Dody.
Baca juga : 6 Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP
Selain mendukung kawasan industri, Kementerian PU juga menyatakan kesiapan memperkuat infrastruktur pertahanan nasional melalui berbagai proyek strategis. Salah satunya dengan menyiapkan sejumlah ruas jalan tol agar dapat difungsikan sebagai landasan darurat bagi pesawat tempur dalam kondisi tertentu.
Menurut Dody, langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi bersifat sektoral, melainkan terintegrasi dengan kebutuhan strategis nasional, termasuk sektor pertahanan dan keamanan.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan dukungan infrastruktur menjadi bagian dari strategi memperkuat sistem pertahanan negara. Menurutnya, jalan tol memiliki potensi dimanfaatkan sebagai lokasi short takeoff and landing pesawat tempur apabila pangkalan udara utama tidak dapat digunakan.
Baca juga : BSI-IBMA Perkuat Daya Saing Industri Bulion Nasional di Pasar Asia Tenggara
"Kita memang perlu menempel ke Pak Menteri PU supaya di jalan tol itu bisa ditentukan tempat untuk short takeoff dan landing pesawat tempur yang ada di sini, kalau air force base kita mengalami gangguan pada pendaratan darurat di sini," ujar Sjafrie.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa menekankan pentingnya dukungan akses infrastruktur menuju Kawasan Instalasi Strategis Nasional yang tengah dikembangkan perusahaan.
Menurutnya, pembangunan exit tol diperlukan untuk memperlancar mobilitas logistik menuju kawasan manufaktur, sekaligus meningkatkan konektivitas dengan jaringan jalan di sekitarnya.
Baca juga : Kemendikdasmen Siapkan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi hingga 2029
"Hari ini kami mengundang Bapak Menteri PU bersama Kepala BPJT dalam rangka mempresentasikan kita memerlukan akses tol. Nanti kami mohon izin untuk kita bisa bekerja bersama-sama untuk akses ini," kata Sigit.
Ia juga mengusulkan peningkatan kapasitas jalan menuju kawasan industri agar distribusi logistik dapat berjalan lebih efisien, termasuk pelebaran ruas jalan kabupaten menjadi dua arah hingga menuju Batalyon Teritorial Pembangunan.
Kolaborasi lintas kementerian dan BUMN tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengintegrasikan pembangunan infrastruktur sipil dengan kebutuhan industri strategis dan pertahanan nasional, sekaligus memperkuat konektivitas kawasan industri kendaraan nasional di Subang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya