BREAKING NEWS
 

PLN Nusantara Power Borong 12 Penghargaan EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 4 September 2026 20:28 WIB
Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power M. Irwansyah Putra (ke enam dari kiri) dan VP VP Technology Development PLN Nusantara Power Ardi Nugroho (keenam dari kanan) berfoto bersama perwakilan dari Unit-Unit PLN NP peraih penghargaan Apresiasi EBTKE 2026.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memboyong 12 penghargaan dalam ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026 yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi anak usaha PT PLN (Persero) tersebut dalam mengembangkan berbagai solusi energi bersih.

Penghargaan yang diserahkan dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 itu mencakup berbagai kategori, mulai dari pemanfaatan biomassa, hidrogen hijau, waste-to-energy, energi surya, teknologi rendah karbon, hingga konservasi energi.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyampaikan, percepatan pengembangan EBTKE membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar berbagai potensi energi bersih dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Baca juga : ESDM Kerahkan 58 Tim Minerba Bantu Korban Gempa NTT

“Pengembangan energi baru dan terbarukan membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Kita perlu memastikan berbagai potensi dan proyek EBTKE dapat terus bergerak dari tahap perencanaan menuju implementasi nyata,” ujar Eniya.

Salah satu capaian utama PLN NP diperoleh dari kategori Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU, yakni Juara Aditama untuk Unit Pembangkitan (UP) Tenayan dan UP Paiton, serta Juara Pratama untuk UP Pulang Pisau.

Adsense

Sepanjang 2025, program co-firing biomassa komersial di 25 PLTU kelolaan PLN NP menghasilkan 1.041 GWh energi hijau dan menekan emisi sekitar 1,17 juta ton CO₂e.

Hingga semester I-2026, pasokan energi hijau mencapai 490,5 GWh dengan pemangkasan emisi 590,9 ribu ton CO₂e.

Baca juga : B50 Hingga Mobil Listrik Jadi Strategi Pemerintah Percepat Transisi Energi

Selain bidang bioenergi, PLN NP menyabet penghargaan pengembangan green hydrogen di UP Muara Karang dan UP Tanjung Awar-awar, inovasi waste-to-energy di UP Indramayu, serta kategori energi terbarukan di UP Brantas, UP Paiton, dan UP Cirata.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan, 12 penghargaan tersebut menjadi validasi atas kerja keras seluruh insan PLN NP dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata.

“Atas kerja keras seluruh insan PLN Nusantara Power dalam mengubah inovasi menjadi solusi energi kedepan. Kami akan terus memperkuat peran sebagai pionir pembangkitan hijau dengan menghadirkan energi yang semakin bersih, andal, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Ruly.

Ruly menegaskan, apresiasi ini bakal menjadi pendorong bagi perusahaan untuk mempercepat transisi energi nasional.

Baca juga : Pemerintah Targetkan Tambahan 42,6 GW Energi Terbarukan Hingga 2034

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini adalah energi baru bagi kami untuk terus berinovasi, memperluas implementasi teknologi rendah karbon, dan membangun ekosistem energi bersih Indonesia menuju Net Zero Emission 2060,” tegas Ruly.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense