Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
ESDM Kerahkan 58 Tim Minerba Bantu Korban Gempa NTT
Kamis, 3 September 2026 20:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama pelaku usaha subsektor mineral dan batu bara (minerba) mengerahkan 58 tim tanggap darurat untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan puluhan tim tersebut berasal dari 82 perusahaan yang terlibat dalam penanganan bencana melalui Program ESDM Siaga Bencana.
"Sebanyak 58 tim yang berasal dari 82 perusahaan telah kami kerahkan untuk memberikan dukungan di lapangan. Selain itu, Inspektur Tambang penempatan provinsi juga ditempatkan di beberapa titik untuk mendampingi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait," kata Tri dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Kementerian ESDM bersama pelaku usaha minerba mendirikan sejumlah posko tanggap darurat di beberapa wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo.
Baca juga : Danone Dukung Kementerian PPPA Bantu Warga Terdampak Gempa NTT
Setiap posko disiagakan tenaga kesehatan, personel penyelamatan, serta petugas logistik guna memastikan bantuan dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat.
Melalui Program ESDM Siaga Bencana yang berjalan sejak 16 Agustus 2026, Kementerian ESDM mengerahkan personel dan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah yang terdampak gempa.
Tim tanggap darurat di lapangan memberikan bantuan mulai dari kegiatan pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, hingga pendistribusian logistik bagi masyarakat terdampak.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.
Baca juga : B50 Hingga Mobil Listrik Jadi Strategi Pemerintah Percepat Transisi Energi
Tri mengapresiasi keterlibatan pelaku usaha sektor ESDM, termasuk perusahaan pertambangan yang berada di sekitar wilayah terdampak maupun perusahaan dari daerah lain, dalam membantu penanganan bencana.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha sektor ESDM yang telah turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana di NTT. Dukungan yang diberikan, baik melalui personel, layanan kesehatan, maupun bantuan logistik, sangat berarti dalam mempercepat penanganan di lapangan," ujar Tri.
Menurut dia, kolaborasi antara Pemerintah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat penanganan bencana dan pemulihan wilayah terdampak.
"Kami berharap semangat sinergi dan kepedulian ini terus terjaga. Kehadiran dunia usaha di tengah masyarakat menunjukkan bahwa penanganan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, melainkan membutuhkan gotong royong seluruh elemen bangsa," kata Tri.
Baca juga : Pemerintah Targetkan Tambahan 42,6 GW Energi Terbarukan Hingga 2034
Keterlibatan puluhan perusahaan melalui pengerahan personel, layanan kesehatan, dan bantuan logistik tersebut diharapkan dapat membantu memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya