BREAKING NEWS
 

Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai Dorong Transformasi Pelaku Industri

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 11 September 2026 08:55 WIB
CEO Hypernet Technologies Sudianto (kedua kiri) saat peluncuran TokenKu.ai di Jakarta, Kamis (10/9/2025). (Foto: Dok. Hypernet Technologies)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hypernet Technologies, perusahaan Managed Service Provider (MSP) di bawah naungan XLSMART resmi meluncurkan TokenKu.ai, managed AI marketplace inovatif dengan faktur pajak resmi dan penagihan dalam rupiah.

Hadir dengan prinsip “Satu Gateway untuk Semua Model AI”, platform ini membuka akses terintegrasi ke lebih dari 120 model kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) global melalui satu portal dengan sistem kendali terpusat.

Kehadiran TokenKu.ai sejalan dengan temuan dari berbagai riset yang membuktikan pengaruh penggunaan AI dalam meningkatkan produktivitas.

Studi Unlocking Indonesia's AI Potential 2026 yang dilakukan Strand Partners untuk Amazon Web Service, 75 persen bisnis di Tanah Air yang mengadopsi AI meraih kenaikan produktivitas terukur—bahkan melonjak hingga 84 persen pada perusahaan yang mengimplementasikan agentic AI.

Besarnya manfaat AI ikut mendorong tren Bring Your Own AI (BYOAI), yaitu perilaku karyawan dalam menggunakan AI secara mandiri tanpa ada strategi dan tata kelola resmi dari tempatnya bekerja.

Baca juga : Satu Dekade IndonesiaNEXT Cetak Talenta Digital Berbasis AI

“TokenKu.ai siap membantu organisasi mengatasi kompleksitas tersebut melalui filosofi 'Satu Gateway untuk Semua Model AI'," ujar CEO Hypernet Technologies Sudianto Oei dalam keterangannya saat peluncuran TokenKu.ai di Jakarta, Kamis (10/8/2026).

Sudianto menambahkan, dengan TokenKu.ai, manajemen bisa memiliki kontrol penuh atas akses, tata kelola, dan biaya operasional agar lebih tenang dalam mengadopsi AI.

"Tim internal pun tidak perlu mengurusi administrasi secara mandiri, sehingga setiap personel bisa lebih fokus memaksimalkan potensi AI untuk mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Sudianto.

Adsense

Lebih lanjut Sudianto mengatakan, TokenKu.ai membantu organisasi dalam menjalankan tata kelola AI yang bertanggung jawab dengan membangun ekosistem terpadu yang memungkinkan tim mengakses berbagai alat bantu AI melalui satu pintu.

"Lewat gerbang terpusat ini pula, manajemen memiliki visibilitas penuh secara real time terhadap konsumsi token, baik itu berdasarkan individu, divisi, maupun model AI," ujarnya.

Baca juga : Chef Robot Sibuk Masak Di Restoran

Manajemen juga bisa mengatur alokasi virtual API key dan menentukan batas belanja bulanan (budget cap).

Pada saat yang sama, TokenKu.ai turut membuat proses pembayaran menjadi lebih sederhana dengan mengonsolidasi seluruh penggunaan ke dalam satu invoice resmi dengan faktur pajak dalam mata uang rupiah.

Organisasi memiliki pilihan pembayaran yang fleksibel, seperti top up wallet atau bundling bersama paket managed service dari Hypernet Technologies.

Seluruh kemudahan ini dilengkapi dengan akses instan ke lebih dari 120 model AI dari perusahaan teknologi terkemuka di dunia, seperti OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta, dalam satu portal marketplace.

"Dengan begitu, tim internal tidak perlu repot mengelola banyak akun, melakukan negosiasi lisensi secara individual, maupun terikat kontrak ke banyak vendor secara terpisah," ujar Sudianto.

Baca juga : Pemerintah Siap Cetak Arsitek Semikonduktor

Dalam tahap awal, TokenKu.ai akan menyasar sektor-sektor prioritas yang menuntut kepatuhan data dan efisiensi operasional tingkat tinggi, seperti Telekomunikasi, Media, & Teknologi (TMT), Jasa Keuangan, dan Ritel.

Lebih lanjut Sudianto mengatakan, TokenKu.ai akan memperluas jangkauannya ke lebih banyak sektor secara bertahap demi membantu lebih banyak pelaku industri untuk mengelola pemanfaatan dan transformasi AI secara efisien dan bertanggung jawab.

"Peluncuran TokenKu.ai sekaligus mempertegas komitmen Hypernet Technologies untuk tidak hanya menjadi penyedia konektivitas dan infrastruktur IT, melainkan mitra strategis bagi pelaku industri bisnis," pungkas Sudianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense