Dark/Light Mode

Gandeng Arm Limited Latih 15 Ribu SDM

Pemerintah Siap Cetak Arsitek Semikonduktor

Senin, 31 Agustus 2026 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.  Foto: Dok, Kementerian Perekonomian
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Dok, Kementerian Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menyiapkan 15.000 peserta untuk mengikuti pelatihan dan masuk dalam ekosistem semikonduktor. Langkah itu menjadi bagian dari penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi transformasi industri dan perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penguatan SDM menjadi salah satu fokus Pemerintah di tengah perubahan teknologi, kebutuhan industri dan upaya menjaga daya saing ekonomi nasional.

Baca juga : Luna Maya, Perut Buncit Curi Perhatian

“AI salah satu revolusi industri ke depan. Sesudah industri 4.0, lari ke AI dan aplikasinya sangat luar biasa di berbagai sektor. Jadi, ini ada beberapa game changer ke depan,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, penguatan SDM juga diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem semikonduktor di Indonesia. Untuk itu, Pemerintah bekerja sama dengan Arm Limited, perusahaan raksasa asal Inggris yang bergerak di bidang desain semikonduktor, dalam menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi di bidang tersebut.

Baca juga : Terkait TSK TPPU, Febrie Kalah Lagi

Indonesia menjadi mitra Arm dalam tahap ketiga pengembangan ekosistem semikonduktor. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah bekerja sama dengan Korea Selatan dan Malaysia.

“Pemerintah melakukan pendidikan untuk 15 ribu peserta, mereka yang akan dilatih untuk bisa masuk dalam ekosistem Arm. Nah, itu target yang akan dilakukan bersama dengan Arm di dalam ekosistem,” ungkap Airlangga.

Baca juga : Cegah Kriminalisasi Kritik, MK Hapus Pasal Penghinaan Pemerintahan di KUHP

Selain pengembangan kompetensi di bidang semikonduktor, Pemerintah menyiapkan sejumlah program peningkatan keterampilan tenaga kerja muda agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

Pada 2026, Pemerintah mendorong program pemagangan bagi 120.000 hingga 150.000 lulusan baru atau fresh graduate untuk bekerja di industri selama enam bulan. Program tersebut didukung pembayaran upah oleh Pemerintah dengan anggaran Rp 4,14 triliun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.