Dark/Light Mode

Munas IV APPEKNAS 2026 Dorong Transformasi Industri Konstruksi

Jumat, 14 Agustus 2026 17:37 WIB
Foto: APPEKNAS.
Foto: APPEKNAS.

RM.id  Rakyat Merdeka - Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) 2026 menjadi momentum untuk menentukan arah organisasi sekaligus mendorong transformasi industri konstruksi nasional dalam lima tahun ke depan.

Ketua APPEKNAS Fandy Iood mengatakan, Munas IV tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal penyusunan arah strategis organisasi melalui Indonesia Construction Blueprint 2031.

Hal itu disampaikan Fandy saat memberikan sambutan dalam Munas IV APPEKNAS 2026 di Hotel ShanKee, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).

Munas yang digelar secara hibrida tersebut diikuti anggota APPEKNAS dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan mengusung tema “Transformasi Badan Usaha Kontraktor yang Adaptif, Profesional, dan Berintegritas sebagai Pilar Utama Kemajuan Industri Konstruksi Indonesia.”

“Munas ini bukan hanya untuk menentukan kepemimpinan berikutnya. Munas ini harus menjadi titik awal lompatan baru bagi identitas APPEKNAS,” kata Fandy dalam sambutannya.

Menurut Fandy, perubahan yang terjadi di sektor konstruksi membuat kebutuhan anggota tidak lagi sebatas persoalan administrasi dan sertifikasi.

Baca juga : Dorong Keberlanjutan, Industri Tuna RI Bertransformasi & Genjot Ekspor

Pelaku usaha juga membutuhkan akses terhadap proyek, pembiayaan, teknologi, jaringan bisnis, serta kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Karena itu, dia mendorong APPEKNAS bertransformasi dari organisasi yang berorientasi pada kegiatan menjadi organisasi yang berorientasi pada dampak.

“Jangan lagi kita hanya bertanya berapa banyak kegiatan yang sudah kita lakukan. Mari kita mulai bertanya, berapa besar manfaat yang sudah kita ciptakan,” tuturnya.

Dalam Munas tersebut, APPEKNAS memperkenalkan arah transformasi melalui Indonesia Construction Blueprint 2031.

Blueprint ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing anggota sekaligus memperkuat peran APPEKNAS dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sejumlah program yang disiapkan antara lain APPEKNAS Academy atau Institute, business and project marketplace, funding and investment center, serta pengembangan platform digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Baca juga : Zurich Dorong Transformasi Industri Asuransi 2026

APPEKNAS juga akan mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra untuk membuka akses dan peluang yang lebih luas bagi para anggotanya.

Fandy menekankan pentingnya pembagian peran antara pengurus pusat dan daerah. Dewan Pengurus Nasional diarahkan untuk membangun strategi dan sistem secara nasional.

Sementara itu, kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota diharapkan menjadi ujung tombak yang memahami potensi serta kebutuhan usaha konstruksi di wilayah masing-masing.

“APPEKNAS harus dikelola berdasarkan sistem, data, tata kelola, kolaborasi, dan profesionalisme,” jelasnya.

Fandy juga mengingatkan bahwa setiap jabatan dalam organisasi merupakan amanah yang harus diikuti dengan hasil nyata bagi anggota.

Menurut dia, keberhasilan kepengurusan tidak semata-mata diukur dari berbagai program yang terlaksana, tetapi dari perubahan dan manfaat yang dirasakan anggota.

Baca juga : PIDI 4.0 Percepat Transformasi Digital Industri, 3.000 SDM Dilatih Hingga 2025

“Ketika masa jabatan kita selesai, apakah APPEKNAS yang kita tinggalkan lebih kuat dari APPEKNAS yang kita terima?” ingatnya.

Dia berharap, Munas IV APPEKNAS 2026 menjadi momentum penguatan organisasi melalui satu visi dan arah yang jelas.

Dengan transformasi tersebut, APPEKNAS diharapkan mampu memberikan manfaat yang semakin nyata bagi anggota sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem industri konstruksi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.