RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Senin (14/9/2026) dibuka melemah 0,01 persen atau satu poin ke level Rp 17.612 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (11/9/2026) di level Rp 17.611 per dolar AS.
Pergerakan mayoritas mata uang kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand turun 0,07 persen, rupee India melemah 0,11 persen, won Korea Selatan turun 3,45 persen, dolar Taiwan melemah 0,05 persen, dolar Singapura turun 0,09 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,03 persen. Sementara itu, yuan China menguat 0,06 persen.
Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,11 persen ke level 99,20.
Baca juga : Rupiah Pagi Ini Melemah Ke Rp 17.580 per Dolar AS
Sementara itu, rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,01 persen ke level Rp 23.801. Terhadap euro, rupiah stagnan di level Rp 20.411, sedangkan terhadap dolar Australia melemah 0,18 persen ke level Rp 12.609.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah dipengaruhi faktor eksternal, terutama meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).
Ekspektasi tersebut dipengaruhi oleh inflasi tahunan AS yang diperkirakan mencapai 4,6 persen.
Baca juga : Rupiah Naik Tipis Pagi Ini Ke Level Rp 17.510
"Pada pertemuan minggu depan, sekitar 85 persen ekonom mengatakan The Fed kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Jadi, yang tadinya 70 persen berubah menjadi 85 persen," kata Ibrahim dalam riset hariannya, Senin (14/9/2026).
Selain itu, konflik antara AS dan Iran yang masih berlangsung turut memengaruhi pergerakan rupiah. Ketegangan tersebut mendorong kenaikan harga minyak mentah dan berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
"Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak fluktuatif dan kemungkinan besar kembali melemah," ujarnya.
Baca juga : Rupiah Kembali Menguat, Tembus Rp 17.570
Ibrahim memproyeksikan rupiah bergerak melemah di kisaran Rp17.610 hingga Rp17.650 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.