Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Rabu (9/9/2026) dibuka menguat 0,31 persen atau 55 poin ke level Rp 17.570 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.625 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Singapura menguat 0,03 persen, yen Jepang naik 0,21 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,07 persen, sedangkan ringgit Malaysia melemah 0,19 persen dan dolar Hong Kong turun 0,01 persen.
Baca juga : Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Ke Rp 17.638
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya melemah 0,01 persen ke level 98,76.
Sementara itu, rupiah melemah terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,28 persen ke level Rp 23.783, serta terhadap dolar Australia sebesar 0,16 persen ke level Rp 12.689. Terhadap euro, rupiah stagnan di level Rp 19.864.
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Ke Level Rp 17.646
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi menguat secara terbatas terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.
“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS. Investor wait and see menantikan survei kepercayaan konsumen Indonesia untuk bulan Agustus yang akan dirilis siang ini,” jelasnya, Rabu (9/9/2026).
Baca juga : Rupiah Menguat Pagi Ini, Dibuka Di Level Rp 17.631
Ia memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.550 hingga Rp 17.700 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya