Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sudah Mundur, Carlos Queiroz Kembali Tangani Ghana
- PBSI Bawa 20 Pemain ke Asian Games 2026, Beregu Putra Dipatok Emas
- Dion Markx Siap Buktikan Kualitas Bersama Persita
- Gempa M4,3 di Cianjur-Bandung Dipicu Sesar Cisokan, Ini Penjelasan Pakar
- Gempa Laut M4,4 Guncang Pacitan Terasa Sampai Malang Hingga Tulungagung
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,31 persen ke level Rp 17.695 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 17.750 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bergerak mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,03 persen, dolar Singapura naik 0,03 persen, yen Jepang menguat 0,11 persen, ringgit Malaysia naik 0,19 persen, won Korea Selatan minus 0,05 persen dan dolar Hong Kong turun 0,01 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis, Dibuka D Level Rp 17.761
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,16 persen ke level 99,39. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,20 persen ke level Rp 23.877, terhadap dolar Australia melemah 0,31 persen ke level Rp 12.678, dan terhadap euro stagnan ke level Rp 19.946.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi setelah data ketenagakerjaan AS, ADP menunjukkan hasil lebih lemah dari perkiraan.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 17.718
"Namun penguatan akan terbatas oleh eskalasi di Timur Tengah dan harga minyak mentah dunia yang tinggi," katanya, Kamis (3/9/2026).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.650 hingga Rp 17.800 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya