Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Senin (7/9/2026) dibuka melemah 0,02 persen atau empat poin ke level Rp 17.646 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026) di level Rp 17.642 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,06 persen, baht Thailand turun 0,06 persen, ringgit Malaysia melemah 0,05 persen, dan yuan China turun 0,03 persen.
Baca juga : Rupiah Menguat Pagi Ini, Dibuka Di Level Rp 17.631
Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,21 persen, yen Jepang naik 0,14 persen, dan dolar Taiwan menguat 0,11 persen terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS bergerak cenderung melemah ke level 99,15. Adapun rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,01 persen ke level Rp 23.827, terhadap dolar Australia menguat 0,08 persen ke level Rp 12.702, sedangkan terhadap euro stagnan di level Rp 19.915.
Baca juga : Danamon Raih Dua Penghargaan di Indonesia FX Awards 2026
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat setelah data pekerjaan AS, Nonfarm Payrolls (NFP), tercatat lebih kuat dari perkiraan.
“Rupiah diperkirakan bergerak terbatas seiring dengan investor wait and see terkait data cadangan devisa (cadev) Indonesia hari ini,” kata Lukman, Senin (7/9/2026).
Baca juga : Rupiah Melesat Ke Level Rp 17.695 Per Dolar AS
Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah berada dalam rentang Rp 17.600 hingga Rp 17.700 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya