BREAKING NEWS
 

Diakui Internasional

Keren, QRIS Antarnegara Sabet Penghargaan Di AS

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Rabu, 23 September 2026 06:30 WIB
Chief Investment Officer Co-Develop Lindsey Crumbaugh (kiri) memberikan penghargaan kepada Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta yang mewakili Indonesia dalam rangkaian 50-in-5 Milestone Event pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81 (emUnited Nations General Assembly/UNGA 81/em) di New York, Amerika Serikat, Senin (21/9/2026). Foto: DOK. BI

RM.id  Rakyat Merdeka - Konektivitas pembayaran digital Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional. Inovasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara sukses meraih penghargaan “50-in-5 Awards 2026” untuk kategori Kolaborasi yang diselenggarakan oleh Digital Public Goods Alliance (DPGA) dan Co-Develop.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Indonesia bersama negara-negara mitra dalam membangun konektivitas pembayaran digital lintas batas yang inklusif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia usaha.

Trofi penghargaan diserahkan oleh Chief Investment Officer Co-Develop Lindsey Crumbaugh kepada Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta yang hadir mewakili Indonesia.

Penyerahan berlangsung dalam rangkaian 50-in-5 Milestone Event di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 (United Nations General Assembly/UNGA 81) di New York, Amerika Serikat (AS), Senin (21/9/2026).

“Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia, Pemerintah, industri sistem pembayaran Indonesia, serta otoritas dan industri sistem pembayaran negara-negara mitra,” kata Filianingsih melalui keterangan resmi BI, Selasa (22/9/2026).

Baca juga : Kalijodo Segera Dipermak Jadi Ruang Publik Nyaman

Filianingsih memaparkan, keberhasilan QRIS Antarnegara membuktikan bahwa interoperabilitas, yakni kemampuan berbagai sistem, aplikasi, teknologi dan informasi untuk saling beroperasi, tidak mengharuskan setiap negara memiliki infrastruktur seragam.

Menurutnya, hal utama yang dibutuhkan adalah kesamaan visi, kepercayaan, standar bersama, serta komitmen kuat dalam menyambungkan sistem eksisting milik masing-masing negara.

“Dengan menghubungkan sistem, kita menghubungkan masyarakat dan membuka peluang melampaui batas negara,” ujarnya.

Dia menjelaskan, 50-in-5 merupakan kampanye advokasi global yang menargetkan 50 negara untuk merancang, meluncurkan dan memperluas infrastruktur publik digital yang aman, inklusif, serta interoperabel paling lambat pada 2028.

Adsense

Kategori Kolaborasi dalam ajang penghargaan ini sendiri dikhususkan bagi kemitraan lintas negara yang sukses menerapkan digitalisasi infrastruktur publik dengan kriteria penilaian meliputi aspek teknologi, interoperabilitas, keamanan, inklusi, serta capaian implementasi di lapangan.

Baca juga : Era Baru Mancini Dimulai

Melalui skema QRIS Antarnegara, ekosistem pembayaran domestik Indonesia dapat terhubung secara interoperabel dengan negara mitra.

Pengguna dari Tanah Air dapat memakai aplikasi pembayaran harian untuk bertransaksi di luar negeri. Sedangkan wisatawan mancanegara bisa langsung menggunakan aplikasi asal negara mereka untuk berbelanja di merchant QRIS di Indonesia.

Pembangunan konektivitas tersebut dijalankan dengan memanfaatkan infrastruktur pembayaran domestik masing-masing negara tanpa mengubah sistem yang sudah ada.

Di ranah domestik, pengembangannya diperkuat lewat sinergi erat antara BI, Pemerintah, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri terkait.

Hingga kini, jangkauan QRIS Antarnegara telah diperluas melalui kemitraan strategis dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan dan China.

Baca juga : F1 Sepakati Pangkas Jarak Balapan 15 Km

Berdasarkan catatan dari awal penerapan pada 2022 hingga Juli 2026, total transaksi pengguna negara mitra di Indonesia telah mencapai 21 juta transaksi dengan nilai Rp 5,90 triliun.

Sebaliknya, volume transaksi warga Indonesia di negara mitra tercatat sebanyak 4,67 juta transaksi senilai Rp 1,73 triliun.

Catatan ini menunjukkan surplus nilai transaksi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 4,17 triliun dibandingkan transaksi warga Indonesia di luar negeri. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 23 September 2026 dengan judul "Diakui Internasional Keren, QRIS Antarnegara Sabet Penghargaan Di AS"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense