BREAKING NEWS
 

Nasabah Kian Melek Investasi

Top, Rekening Emas BRI Melonjak 1.004 Persen

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 11 Oktober 2026 06:40 WIB
Ilustrasi, rekening Emas BRI di BRImo terus bertumbuh. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat jumlah Rekening Emas aktif mencapai 3.046.699 rekening hingga September 2026. Jumlah tersebut melonjak 1.004 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 276 ribu rekening.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan, pertumbuhan tersebut didukung inovasi digital yang memudahkan masyarakat mengakses layanan investasi emas melalui aplikasi BRImo.

“Pertumbuhan Rekening Emas yang signifikan setelah peluncuran Open Bundling Emas menunjukkan kemudahan akses menjadi hal penting bagi nasabah, terutama dalam memanfaatkan layanan investasi digital,” ujar Saladin di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Saladin menekankan, transformasi digital tidak hanya berfokus pada penambahan fitur, tetapi juga pemanfaatan teknologi untuk menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial.

Melalui fitur Open Bundling Emas, BRI menghadirkan akses investasi langsung dalam alur transaksi di aplikasi BRImo. Fitur ini terintegrasi dalam proses transfer melalui pilihan (toggle), sehingga nasabah dapat membuka Rekening Emas tanpa harus meninggalkan transaksi yang sedang dilakukan.

Baca juga : Hunian Hotel Tertekan, Pemprov Didorong Perbanyak Konser & Event Internasional

BRImo juga menyediakan sejumlah fitur investasi emas dalam satu aplikasi. Melalui Tabungan Emas, nasabah dapat memulai investasi dengan pembelian Rp 10.000 atau 0,1 gram, dengan harga real-time.

Sementara itu, Cicil Emas menawarkan pembelian minimum 0,5 gram, uang muka atau down payment (DP) mulai 15 persen, serta tenor fleksibel selama 3–36 bulan.

BRImo juga menyediakan fitur Transfer Emas antar-rekening mulai 0,01 gram secara real-time dan bebas biaya.

Adsense

“Diharapkan, nasabah dapat menikmati pengalaman investasi emas yang lengkap, mudah, aman, dan terjangkau dalam satu genggaman,” kata Saladin.

Pertumbuhan jumlah rekening juga diikuti peningkatan aktivitas transaksi. Sepanjang Januari–Agustus 2026, total volume penjualan produk emas BRI mencapai Rp 5,13 triliun, tumbuh 217,42 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, frekuensi transaksi menembus 9,01 juta transaksi atau meningkat 658,97 persen secara tahunan.

Baca juga : Liverpool Vs Manchester City, Kejar Sang Pemuncak Klasemen

Berdasarkan jenis transaksi, Beli Emas mencatatkan volume Rp 757,42 miliar, naik 586,39 persen, dengan frekuensi 6,09 juta transaksi atau meningkat 3.011,01 persen.

Top Up Emas membukukan volume Rp 2,23 triliun dengan 1,67 juta transaksi. Adapun Jual Emas mencapai Rp 1,82 triliun dari 885.292 transaksi.

Saladin menambahkan, fitur cicilan juga mencatatkan pertumbuhan. Pengajuan Cicil Emas meningkat 1.530,67 persen, sedangkan volume transaksi Cetak Emas tumbuh 109,09 persen.

“Secara keseluruhan, capaian ini mencerminkan semakin kuatnya adopsi masyarakat terhadap layanan investasi emas digital BRI yang mudah, aman, dan terjangkau,” ujarnya.

Saladin menekankan, kemudahan akses menjadi bagian dari strategi BRI untuk menjadikan investasi emas semakin dekat dengan keseharian nasabah.

Baca juga : Terpuruk Di Papan Bawah, Williams Kibarkan Bendera Putih...

“Bagi kami, investasi perlu hadir sedekat mungkin dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan,” katanya.

BRI pun terus mengembangkan layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan nasabah agar investasi dapat dimulai dengan lebih mudah dan dilakukan secara terencana. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense