BREAKING NEWS
 

Ekspor Toyota Hybrid Indonesia Ngebut 64 Persen

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 16 Oktober 2026 12:39 WIB
Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto (kedua dari kanan) bersama Wakil Presiden TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana (kedua dari kiri) dan Direktur TMMIN Widjanarko (kanan) berbincang dengan seorang pengunjung di depan unit New Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV) cut body yang ditampilkan di stan TMMIN dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Rabu (14/10). (Foto: TMMIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ekspor kendaraan hybrid Toyota produksi Indonesia mencapai 25.752 unit hingga kuartal III-2026, meningkat 64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring upaya memperkuat posisi manufaktur nasional dalam rantai pasok otomotif global.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Nyoman Winaya Adnyana mengatakan, perkembangan kendaraan elektrifikasi membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas manufaktur, termasuk melalui produksi dan ekspor kendaraan serta komponen utamanya.

“Transformasi menuju elektrifikasi merupakan bagian dari perubahan besar dalam industri otomotif global. Bagi Indonesia, perkembangan ini menjadi peluang untuk terus meningkatkan kapabilitas manufaktur dan rantai pasok,” kata Nyoman dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Baca juga : Raih Primaniyarta, TMMIN Sumbang 60,3 Persen Ekspor Mobil Nasional

Hingga kuartal III-2026, ekspor kendaraan hybrid Toyota tersebut berasal dari model Kijang Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV.

Adsense

TMMIN juga berencana merealisasikan ekspor HEV battery pack assy pada paruh kedua 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kontribusi industri otomotif Indonesia, tidak hanya melalui ekspor kendaraan utuh, tetapi juga komponen utama kendaraan elektrifikasi.

Nyoman mengatakan perusahaan terus berupaya meningkatkan ekspor produk elektrifikasi untuk memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok otomotif global.

Baca juga : Hingga September 2026, Toyota Indonesia Ekspor 223.696 Mobil

Selain kendaraan hybrid dan komponen baterai, TMMIN juga akan melakukan pengiriman langsung komponen otomotif untuk kebutuhan purnajual ke Amerika Serikat pada paruh kedua 2026.

Perluasan ekspor produk tersebut sejalan dengan upaya perusahaan mengembangkan kegiatan manufaktur bernilai tambah dan memperluas jangkauan pasar internasional.

Di sisi lain, TMMIN mencatat ekspor kendaraan utuh atau Completely Built-Up (CBU) produksi Indonesia mencapai 223.696 unit hingga kuartal III-2026. Jumlah tersebut berkontribusi 60,3 persen terhadap total ekspor CBU nasional yang mencapai 371.260 unit, dengan pertumbuhan 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga : 326 Alumni AKTI Terserap Di TMMIN Dan Pemasok Toyota

Secara kumulatif sejak ekspor perdana pada 1987 hingga September 2026, Toyota Indonesia telah mengekspor 3.375.490 unit kendaraan CBU produksi lokal ke lebih dari 100 negara di Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Oseania.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense