Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Arsenal Minat! Vinicius Jr Dibanderol Rp 3 Triliun
- Komisi XIII: Praktik Bisnis Berbasis HAM di Freeport Patut Dicontoh
- Julius Firdaus Haru di Konser Sole Amore, Kenang Sahabat Tercinta
- Limbah Sawit Berpotensi Jadi Produk UMKM Bernilai Tambah Tinggi
- Manfaat Ganda PSEL: Sampah Terurai, Lapangan Kerja Tercipta
Libatkan 760 Pemasok Lokal, Toyota Perkuat Daya Saing Ekspor
Senin, 27 Juli 2026 20:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Toyota Indonesia terus memperkuat daya saing ekspor dengan melibatkan lebih dari 760 perusahaan rantai pasok lokal, termasuk industri kecil dan menengah (IKM), dalam proses produksi kendaraan untuk pasar internasional. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kunci perusahaan menjaga pertumbuhan ekspor di tengah dinamika geopolitik global.
Sepanjang Januari-Juni 2026, Toyota Indonesia mencatat ekspor kendaraan utuh (Completely Built-Up/CBU) sebanyak 145.080 unit atau meningkat 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), capaian itu menyumbang 57,6 persen dari total ekspor CBU nasional yang mencapai 251.705 unit.
Baca juga : KPAI: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Perlindungan Anak
Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto mengatakan keberhasilan menjaga kinerja ekspor tidak terlepas dari kolaborasi antara industri, pemerintah, dan rantai pasok domestik yang terus berkembang.
"Konsistensi kinerja ekspor tidak terlepas dari hasil kerja keras anak bangsa dan kolaborasi yang melibatkan lebih dari 760 rantai pasok lokal, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM), serta dukungan dari Pemerintah Indonesia. Bersama-sama, seluruh elemen tersebut berperan dalam memperkuat daya saing industri otomotif nasional di tengah dinamika geopolitik global. Kami memastikan produk lokal mampu menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif," ujar Nandi.
Menurut dia, meningkatnya kandungan lokal pada kendaraan produksi Toyota Indonesia turut memperkuat posisi industri otomotif nasional di pasar ekspor. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, penguatan ekosistem manufaktur dan kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan industri juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing produk Indonesia di pasar global.
Baca juga : Peringati HAN dan Hari Kebaya, KOWANI Perkuat Perlindungan Anak
Kinerja ekspor Toyota Indonesia tidak hanya berasal dari pengiriman kendaraan utuh, tetapi juga ditopang ekspor kendaraan dalam bentuk Completely Knocked Down (CKD), komponen kendaraan, mesin utuh, komponen mesin, hingga alat produksi berupa die yang dipasarkan ke berbagai negara.
Toyota Indonesia juga terus mengembangkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen global. Pada Semester I 2026, model Avanza dan Veloz menjadi penyumbang ekspor terbesar dengan 32.571 unit, disusul Raize sebanyak 26.082 unit dan Yaris Cross sebanyak 20.441 unit.
Selain itu, perusahaan memperkuat daya saing melalui pengembangan kendaraan elektrifikasi. Ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Yaris Cross Hybrid EV meningkat 46,4 persen menjadi 12.693 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Lakukan Lifting Perdana B50, Perkuat Ketahanan Energi
Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana mengatakan, kemampuan memahami kebutuhan pasar internasional menjadi modal penting bagi industri otomotif Indonesia untuk mempertahankan pertumbuhan ekspor.
Ia menegaskan perusahaan akan terus memperluas penetrasi pasar, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat portofolio kendaraan ramah lingkungan agar industri otomotif nasional mampu bersaing di tengah transisi menuju kendaraan rendah emisi.
Sejak memulai ekspor pada 1987 hingga Semester I-2026, Toyota Indonesia telah mengirimkan 3.296.874 unit kendaraan produksi dalam negeri ke lebih dari 100 negara di kawasan Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, dan Oseania.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya