BREAKING NEWS
 

Beri Dampak Ekonomi yang Signifikan

Kontrak Berakhir, InJourney Harap MotoGP di Mandalika Lanjut

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : KARTIKA SARI
Jumat, 23 Oktober 2026 07:35 WIB
Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Maya Watono. (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka/RM.ID)

 Sebelumnya 
Apa tantangan terbesar untuk mempertahankan MotoGP agar menjadi agenda rutin dan kebijakannya tetap berlanjut?

Dalam membangun destinasi, kita harus konsisten dan sabar.

Sejak awal, saya melihat sendiri perjalanan pembangunan Sirkuit Mandalika, mulai dari pengaspalan pertama hingga sekarang. Pada awalnya, kami di InJourney juga belum memiliki keahlian khusus untuk menyelenggarakan ajang sebesar ini. Namun, kami belajar bersama melalui transfer pengetahuan dari Dorna Sports dan MotoGP kepada masyarakat serta para pekerja.

Dari kerja sama itu, kita melihat pertumbuhan yang sangat cepat. Masyarakat Indonesia sebenarnya sangat cepat belajar dan berkembang, asalkan diberi kesempatan dan dilakukan secara konsisten. Menurut saya, yang terpenting adalah konsistensi dan perbaikan setiap tahun. Kami selalu memiliki catatan tentang apa saja yang harus diperbaiki untuk tahun berikutnya.

Pada tahun ketiga atau keempat, dampak positifnya mulai terlihat. Memasuki tahun kelima, hasil dari kerja keras tersebut mulai bisa kita tuai. Hal lain yang membanggakan adalah munculnya pembalap Indonesia. Ada Veda Ega dan Mario Aji yang berkiprah di ajang balap internasional.

Baca juga : Kasus Proyek Jalan Di Sumut, KPK Tetapkan 7 TSK Baru

Di Moto3 dan Moto2, kita memiliki pembalap. Bahkan, di Moto-Mini, sudah banyak pembalap cilik berusia delapan atau sembilan tahun. Kita melihat bibit-bibit baru mulai bermunculan. Veda Ega sendiri memulai perjalanan kariernya di Mandalika pada 2022 melalui Asia Talent Cup.

Jadi, manfaatnya bukan hanya untuk ekosistem pariwisata, tetapi juga untuk atlet dan pembalap. Ajang ini menjadi wadah bagi bibit-bibit baru yang suatu hari nanti mungkin bisa masuk ke MotoGP.

Mandalika semakin dikenal luas sejak menjadi tuan rumah MotoGP. Bagaimana rencana InJourney untuk melanjutkan penyelenggaraan MotoGP dan mengembangkan kawasan Mandalika ke depan?

Harapan kami, program ini terus berlanjut karena MotoGP sangat penting sebagai katalis pengembangan pariwisata di NTB. Ajang ini juga mendorong pengembangan ekonomi, perputaran roda ekonomi, pemerataan ekonomi, dan peningkatan sumber daya manusia. Karena itu, kami sangat berharap penyelenggaraannya terus berlanjut.

Penyelenggaraan MotoGP juga dibarengi pengembangan kawasan Mandalika. Arah pengembangannya adalah menjadikan Mandalika sebagai destinasi sports tourism dan sports entertainment, dengan sirkuit sebagai pusatnya. Kami juga sedang mengembangkan lapangan golf. Selain itu, insya Allah akan ada pembangunan villa garage.

Baca juga : MotoGP Mandalika Hasilkan Dampak Ekonomi 5,2 Triliun

Fasilitas ini ditujukan bagi pemilik mobil mewah yang ingin datang ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Mereka bisa menikmati sirkuit dan menjelajahi kawasan KEK, bahkan seluruh Lombok. Konsepnya juga terkait dengan skema bonded zone atau kawasan berikat, sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan pengembangan tersebut, kami berharap aktivitas ekonomi kawasan semakin meningkat.

Dukungan apa yang diharapkan InJourney dari pemerintah agar MotoGP Mandalika terus berlanjut?

Pertama-tama, kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah selama lima tahun terakhir, terutama pada penyelenggaraan tahun ini yang berjalan sangat sukses. Dukungan pemerintah sangat besar, baik dari pemerintah pusat maupun kementerian dan lembaga. Di antaranya Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata, Kementerian Keuangan, Danantara sebagai induk kami, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pemerintah daerah juga memberikan dukungan luar biasa, mulai dari gubernur, bupati, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Ke depan, kami berharap dukungan ini terus berlanjut. Kami juga berharap dapat dibentuk semacam tim nasional untuk memperkuat koordinasi sehingga pengembangan dan penyelenggaraan MotoGP bisa berjalan lebih cepat.

Menurut saya, ekspektasi dan dukungan yang ada saat ini sudah sangat baik. Kami berharap, kerja sama ini terus berlanjut. MotoGP bukan hanya memberikan dampak bagi perekonomian lokal. Ajang ini juga menjadi kebanggaan Indonesia dan bagian penting dari upaya membangun nation branding.

Baca juga : Amin Musafa: Malu, Negara Maritim Kecelakaan Berulang

Kita melihat negara-negara tetangga berlomba-lomba menyelenggarakan ajang balap internasional. Malaysia sekarang tidak hanya memiliki MotoGP, tetapi juga F1. Singapura memiliki F1. Thailand menyelenggarakan MotoGP di Buriram, bahkan mengajukan diri sebagai pembuka musim atau season opener. Negara-negara tetangga terus bersaing menarik ajang olahraga internasional.

Indonesia memiliki basis penggemar sepeda motor yang sangat besar. Pasar MotoGP di Indonesia juga sangat potensial, bahkan termasuk yang terbesar di dunia. Setelah sepak bola, MotoGP menjadi salah satu olahraga yang sangat diminati masyarakat Indonesia.

Karena itu, jika kesempatan menyelenggarakan MotoGP sampai lepas, tentu sangat disayangkan. Negara lain bisa segera mengambil kesempatan tersebut, dan Indonesia akan kesulitan mendapatkannya kembali.

MotoGP membawa nama Indonesia harum di dunia. Berapa banyak media internasional yang meliput event tersebut?

Persaingan pariwisata dan reputasi negara atau country reputation juga semakin ketat. MotoGP membawa nama Indonesia ke panggung dunia dengan sangat baik. Ajang ini diliput sekitar 200 media internasional dan menjangkau sekitar 700 juta pasang mata. Jangkauan internasionalnya sangat besar. Karena itu, kami sengaja memperkuat identitas Indonesia dalam penyelenggaraannya. Nama Indonesia terus ditampilkan agar dunia semakin mengenal negara kita. Kami ingin memastikan Indonesia hadir dan mendapat perhatian di panggung internasional melalui MotoGP. [NOV/BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense