BREAKING NEWS
 

Pastikan Pasokan Aman, Bahlil Dorong Penggunaan Energi Secara Bijak

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 23 Oktober 2026 07:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia (depan) saat meninjau proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Jalan Yos Sudarso, Mekar Sari, Balikpapan Tengah, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia memastikan pengadaan bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir 2026 dan kuartal I 2027 telah diselesaikan.

Pemerintah kini fokus menjaga kelancaran distribusi, termasuk pasokan BBM di Jawa Timur yang menjadi perhatian.

Hal itu disampaikan Bahlil saat meninjau proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Jalan Yos Sudarso, Mekar Sari, Balikpapan Tengah, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026).

Bahlil menjelaskan, upaya menjaga ketersediaan BBM dilakukan melalui optimalisasi produksi kilang dan pengadaan.

Untuk memenuhi kebutuhan bensin, pemerintah juga melakukan pengadaan dari luar negeri.

Baca juga : Resmikan Gas JNE#6 & Lapangan Maha, Bahlil Dorong Tambahan Produksi Gas Nasional

“Kalau sampai saat ini, untuk sampai akhir tahun bahkan sudah sampai Q1 2027, proses pengadaan sudah selesai. Kita sudah deal done. Nanti tinggal optimalisasi untuk pendistribusiannya saja,” ujar Bahlil.

Ia menekankan bahwa pekerjaan rumah pemerintah adalah memastikan BBM, terutama yang bersubsidi, sampai kepada masyarakat yang berhak.

“PR-nya adalah bagaimana memastikan BBM itu pertama sampai kepada masyarakat yang memang berhak mendapatkan BBM bersubsidi,” katanya.

Adsense

Menurutnya, selain memastikan distribusi tepat sasaran, pemerintah mendorong kampanye penggunaan energi secara bijak.

Bahlil mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam mengatur penyaluran BBM serta pengawasan oleh aparat penegak hukum, termasuk TNI dan Polri.

Baca juga : Bahlil Buka Opsi Setop Ekspor Gas, Kadin & Industri Keramik Dukung

Dia mengatakan, aparat telah menemukan dan menindak berbagai pelanggaran terkait penyaluran BBM. Karena itu, pengawasan akan terus diperkuat untuk mencegah penimbunan dan penjualan kembali BBM bersubsidi secara ilegal.

“Siapa pun yang melakukan hal-hal yang melanggar peraturan, melanggar hukum dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang melakukan penimbunan atau menjual kembali, ini pasti akan dilakukan penindakan secara tegas,” tegasnya.

RDMP Balikpapan Capai 99 Persen

Dalam kunjungan yang sama, Bahlil menyebut penyelesaian proyek RDMP Balikpapan telah mencapai 99 persen. Meski secara keseluruhan hampir rampung, masih ada sejumlah persoalan teknis kecil yang perlu diselesaikan.

“Untuk RDMP keseluruhan sudah 99 persen. Sebenarnya sudah selesai. Cuma perintil-perintilnya, biasalah barang baru,” ujarnya.

Bahlil juga memantau kesiapan stok BBM di wilayah Kalimantan. Dia menyebut stok Pertalite secara nasional rata-rata mencukupi untuk 16–18 hari, sedangkan bensin dengan angka oktan (RON) 92, 95, dan 98 tersedia rata-rata lebih dari 20 hari.

Baca juga : Beringin Ultah Ke-62, Bahlil-Sarmuji Bawa Golkar Menjadi Partai Masa Depan

Sementara itu, pasokan solar disebut tidak menghadapi persoalan berarti karena Indonesia tidak lagi mengimpor solar. 

Bahlil menegaskan, pemerintah akan terus menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM sekaligus memastikan subsidi energi tidak disalahgunakan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense