RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,09 persen ke level Rp 18.076 per dolar AS pada perdagangan Jumat (23/10/2026), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp 18.060 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Rupee India melemah 0,37 persen, dolar Taiwan turun 0,37 persen, baht Thailand melemah 0,20 persen, ringgit Malaysia turun 0,03 persen, sedangkan yen Jepang menguat 0,59 persen.
Baca juga : Masih Melemah, Rupiah Dibuka Pada Level Rp 18.038
Dolar Hong Kong menguat 0,07 persen, dolar Singapura naik 0,05 persen, dan yuan China menguat 0,02 persen terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya menguat 0,07 persen ke level 101,50. Sementara itu, rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,05 persen ke level Rp 24.182, terhadap dolar Australia melemah 0,08 persen ke level Rp 12.671, dan terhadap euro stagnan di level Rp 19.664.
Baca juga : Rupiah Melesat Ke Level Rp 17.985 Per Dolar AS
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya sentimen risk off global.
Menurut dia, sentimen tersebut dipicu kekhawatiran terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang masih berlangsung, serta memburuknya kondisi fiskal Prancis.
Baca juga : Rupiah Menguat Ke Rp 18.038, Investor Kini Tunggu Keputusan BI
“Sentimen di pasar ekuitas domestik masih akan memengaruhi pergerakan rupiah. Apabila kondisi pasar ekuitas membaik, maka bisa mendukung penguatan rupiah,” kata Lukman, Jumat (23/10/2026).
Lukman memperkirakan rupiah bergerak pada kisaran Rp 17.900 hingga Rp 18.100 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.