BREAKING NEWS
 

PGN Teken 7 Kesepakatan Pasokan Gas Di Forek Hulu Migas, Termasuk LNG Masela

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 29 Oktober 2026 15:34 WIB
Foto: PGN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperkuat portofolio pasokan gas bumi melalui tujuh kesepakatan komersial dengan sejumlah pemasok hulu migas, termasuk kerja sama pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela.

Penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan tersebut dilakukan dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat diversifikasi sumber pasokan dan menjaga kesinambungan pemenuhan kebutuhan gas bumi pelanggan dalam jangka menengah dan panjang.

Tujuh dokumen tersebut terdiri atas tiga Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), satu amandemen PJBG, serta tiga perjanjian jual beli LNG atau LNG Sales and Purchase Agreement (SPA). Tiga PJBG ditandatangani dengan EMP Bentu, Medco Sakakemang B.V., dan PEP Sengeti. Sementara itu, amandemen PJBG dilakukan bersama Medco South Sumatera (Medco SS).

PGN dan EMP Bentu menyepakati pasokan gas hingga sekitar 4 BBTUD, sedangkan kerja sama dengan Medco Sakakemang B.V. mencakup pasokan hingga sekitar 38 BBTUD mulai 2027. Adapun PJBG dengan PEP Sengeti mencakup pasokan hingga 5,7 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) mulai 2028.

Baca juga : Menlu Singapura Kunjungi Indonesia, Kemlu Gelar Konferensi Pers Sore Ini

Sementara itu, Amandemen III PJBG dengan Medco SS mencakup volume pasokan sebesar 15 BBTUD. Periode penyaluran setiap kesepakatan mengikuti ketentuan dan kesepakatan komersial masing-masing pihak.

Selain pasokan melalui jaringan pipa, PGN memperkuat portofolio LNG melalui tiga kesepakatan SPA, yakni dengan South Hub untuk periode pengiriman mulai 2027, North Hub mulai 2029, dan LNG Abadi Masela.

Adsense

Kerja sama LNG Abadi Masela merupakan tindak lanjut dari Heads of Agreement (HoA) dan Key Term Sheetyang disepakati PGN bersama para kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Proyek Masela dalam Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Jakarta pada 20 Mei 2026.

Kesepakatan tersebut direncanakan mencakup pasokan LNG sebesar total 775 TBTU selama 15 tahun sejak proyek mulai beroperasi secara komersial. Pasokan ini diharapkan menjadi salah satu sumber LNG domestik jangka panjang bagi PGN, dengan mempertimbangkan perkembangan dan kesiapan operasional proyek.

Baca juga : Jaga Produksi Pupuk, RUU Migas Diharapkan Beri Jaminan Pasokan Gas

Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto mengatakan, kesepakatan komersial dengan pemasok hulu migas merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga keberlanjutan pasokan gas bumi bagi pelanggan.

“Melalui kerja sama ini, PGN terus mengoptimalkan pengelolaan portofolio pasokan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan,” ujar Arief dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, kombinasi pasokan gas melalui pipa dan LNG menjadi strategi PGN untuk mengantisipasi dinamika ketersediaan pasokan sekaligus memenuhi kebutuhan energi berbagai sektor, termasuk industri, komersial, dan kelistrikan.

Menurut Arief, diversifikasi sumber pasokan diharapkan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan portofolio gas bumi perusahaan, sekaligus menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

Baca juga : PM Singapura Soal Pengurangan Pasokan Gas RI: Semua Pihak Harus Penuhi Komitmen

Penguatan kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari sinergi Pertamina Group dalam mendukung pemanfaatan sumber daya gas bumi domestik dan ketahanan energi nasional.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menjalankan peran dalam mengintegrasikan pengelolaan pasokan, infrastruktur, dan penyaluran gas bumi untuk mendukung kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense